Spanduk Perumahan hingga Sekolah Dipreteli Pol PP

by -
DICOPOT: Unit PP Parungpanjang menertibkan spanduk liar.

METROPOLITAN – Petugas Unit Pol PP Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor menertibkan sejumlah spanduk milik pengembang perumahan mewah yang ditengarai dipasang tanpa izin alias bodong.

Dalam operasi penertiban tersebut, petugas unit Satpol PP juga mencopot sejumlah spanduk promosi usaha pijat refleksi dan promosi sekolah.

Para petugas penegak peraturan daerah (Perda) ini menyisir ruas Jalan Raya Lumpang, Desa Lumpang dan Jalan Raya Dago, Desa Kabasiran Kecamatan Parungpanjang.

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) sekaligus Kepala Unit Satpol Kecamatan Parungpanjang, Dadang Kosasih mengatakan, selain ilegal, ratusan spanduk yang diturunkan mengganggu ketertiban umum dan merusak keindahan wilayah.

“Spanduk yang ditertibkan kebanyakan milik perusahaan pengembang perumahan, di antaranya Milenium City, Foreshil dan Serpong Garden Village. Yang lainnya adalah panduk promosi biasa seperti pijat refleksi dan promosi sekolah,” kata Dadang.

Total ada 100 spanduk yang ditertibkan.

Menurut Dadang, penertiban oleh Satpol PP dilakukan secara rutin setiap satu minggu sekali atau satu bulan sekali.

Termasuk menertibkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di depan kantor Kecamatan Parungpanjang dan di pinggir jalan.

Sebelum melakukan penertiban, Dadang mengaku pihaknya terlebih dahulu memberikan surat himbauan kepada semua pihak.

Terkait ratusan spanduk yang ditertibkan, Dadang mengaku akan segera memusnahkan barang tersebut dengan cara membakarnya.

“Spanduk-spanduk tanpa ijin resmi, milik siapapun, kami akan musnahkan dengan membakarnya. Intinya, kalau melanggar Perda, kami pasti tindak tegas tanpa ampun,” pungkasnya. (sir/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *