Staf Kecamatan Kerja di Rumah Bergantian

by -

METROPOLITAN – Mengantisipasi penyebaran Covid-19 atau corona di Ka­bupaten Bogor, Camat Gunungputri, Didin Wahidin, mengubah pola pelayanan di kantornya. Pola tersebut dengan mengubah jam kerja pegawai kecamatan dengan sistem Working From Home (kerja di rumah) secara ber­gantian dengan pegawai lain.

”Sesuai instruksi Bupati Bogor, Ade Yasin yang diim­bau ke seluruh kecamatan agar pegawai diubah cara kerjanya dengan bergantian masuk ke kantor. Bukan berarti pegawai yang diru­mahkan tidak bekerja, me­lainkan pekerjaan yang bisa dilakukan di rumah harus tetap dikerjakan,” terangnya kepada Metropolitan, kema­rin.

Untuk pelayanan masyara­kat, lanjut Didin, masih ber­jalan seperti biasa. Namun, aktivitas pegawai di kantor lebih sedikit. Itu dilakukan selain instruksi bupati, juga untuk menghindari penye­baran virus corona yang se­makin meluas.

”Pelayanan di kantor keca­matan masih dilakukan se­perti biasa. Warga yang ingin mengurus surat pun masih bisa datang ke kantor. Tapi untuk aktivitas pegawai lebih sepi dari sebelumnya lantaran ada pegawai yang bertugas di rumah juga,” katanya.

Tak hanya itu, sambung dia, setiap masyarakat atau pe­gawai kecamatan yang hendak berinteraksi dengan siapa pun disarankan mencuci tangan dengan cairan antiseptik yang sudah disediakan di pintu masuk.

”Demi mencegah penyeba­ran lebih luas lagi, kita sudah siapkan petugas di depan pintu pelayanan untuk mey­emprotkan cairan antiseptik. Sebab, penyebaran bisa ter­jadi dari berjabat tangan,” ujarnya.

Didin mengimbau untuk masyarakat, khususnya di Kecamatan Gunungputri, tidak termakan isu hoaks yang banyak beredar di kalangan masyarakat. Ini malah mem­buat gaduh situasi. Selain itu, diharapkan warga selalu menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari virus dari China tersebut.

”Jangan mudah terprovo­kasi dengan penyebaran isu hoaks terkait corona. Kita ha­rus waspada. Walau banyak beredar di masyarakat ada salah satu warga Desa Ciangs­ana yang terserang virus co­rona, setelah dicek Alhamdu­lillah nggak ada. Kita juga harus memelihara kesehatan dengan pola hidup sehat,” pungkasnya. (zis/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *