Sumbang Rp100 Juta, Kantor Elang Group di Bogor Juga Jadi Rumah Sakit Darurat

by -
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim (kiri) dan Ketua Yayasan Media Grup (Metro TV, Media Indonesia, Lampung Post, Medcom.id) Ali Sadikin saat serah terima batuan dari donasi Dompet Kemanusiaan Media Grup (DKMG) untuk Copid-19, Kamis (26/3).

METROPOLITAN.id – Donasi kemanusian untuk perang melawan virus corona atau covid-19 terus digalakkan. Di Kota Bogor, pengembang properti Elang Group memberikan donasi sebesar Rp100 juta untuk membantu menanggulangi penyebaran pandemi corona di Kota Hujan.

Tak hanya itu, Elang Group juga mendonasikan penggunaan sementara kantornya di jalan Cifor, Kelurahan Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, untuk dijadikan rumah sakit darurat.

Penyerahan bantuan diberikan secara simbolis di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Rabu (25/03). Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim didampingi Sekda Kota Bogor Ade Syarif Hidayat dan Direktur Utama RSUD Kota Bogor Ilham Chaidir menerima langsung bantuan tersebut.

Chairman Elang Group Elang Gumilang didampingi CEO Manakib Realty, Hamzah Muhammad Ali mengatakan, wabah corona ini sudah menyangkut masalah kemanusiaan dan telah menjadi masalah bersama. Atas dasar itu, pihaknya ingin berkontribusi untuk ikut serta memerangi pandemi tersebut.

“Sebagaimana yang diajarkan dalam hadits Nabi Muhammad yakni obatilah orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah,” ujar Hamzah.

Selain itu, Hamzah mengajak semua pihak menyebarkanlah virus positif. Salah satunya dengan peduli terhadap lingkungan masing-masing.

Dia juga mengingatkan agar tetap patuh terhadap imbauan pemerintah dalam menanggulangi penyebaran virus corona.

“Insyaallah dengan kita patuh imbauan pemerintah penyebaran virus corona akan kita kalahkan,” yakinnya.

Menurutnya, Elang Group secara resmi mendonasikan penggunaan sementara gedung kantor emoat lantai untuk dijadikan rumah sakit darurat atau kegiatan apapun yang terkait, serta donasi uang tunai sebesar Rp100 juta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengimbau pengusaha-pengusaha untuk meningkatkan kepedulian kepada masyarakat sekitarnya.

“Semoga ini menjadi salah satu contoh yang patut kita apresiasi bersama,” kata Dedie.

Di lokasi Crisis Center ini, pihaknya menerima beberapa bantuan. Seperti dua alat cuci tangan portable yang sudah ditempatkan di area jalan Bata Pasar Bogor dan di RSUD Kota Bogor.

Alat ini disumbangkan dari alumni Fakultas Teknik Universitas Indonesia dan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dengan PT. Citra Karsa Dinamika.

“Mudah-mudahan alat cuci tangan portable ini bisa bermanfaat,” harapnya.

Selain itu, Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor dan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor sudah menempatkan alat pencuci tangan portable di beberapa titik area pasar beberapa hari lalu.

Sejauh ini, Dedie melanjutkan, banyak sekali pihak yang ikut menyumbang. Selain hand sanitizer dan desinfektan, bantuan juga datang dari Induk Koperasi Kepolisian (Inkoppol) RI dan PT Nebraska Pratama berupa sterilization chamber atau bilik sterilisasi.

“Karena disini posko Gugus tugas, kita ingin memastikan yang masuk kesini steril terbebas dari Covid-19, maka kita simpan disini karena disini aktivitas keluar masuk bantuan,” terangnya.

Rencananya, Pemkot Bogor akan mengadakan bilik sterilisasi dengan menggunakan anggaran Biaya Tak Terduga (BTT).

“Kita akan adakan di anggaran BTT untuk 10 tempat di Kota Bogor,” pungkasnya. (*/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *