Syuting di Rumah, Ria Ricis Diamuk Warga

by -

METROPOLITAN – Ria Ricis mendapat teguran keras dari warga kompleks kediamannya. Hal itu terjadi lantaran Ricis nekat melaku­kan syuting vlog yang mengundang keramaian di rumah. “Ini si Ria Ricis sudah kelewatan. Berkali-kali ditegur warga kompleks

untuk jangan mengundang keramaian, masih juga dia syuting pakai banyak kru tanpa izin warga, ”ujar salah seorang warga kompleks yang membagikan aksi Ria Ricis di Twitter, Senin (23/3). ­

Warga tersebut mengatakan, Ricis sudah berulang kali di­ingatkan untuk tidak mela­kukan syuting di rumah demi menghindari keramaian. “Seminggu ini sudah empat kali dia dilabrak dan diingat­kan,” tutur sang pemilik akun.

Bukannya diindahkan, Ria Ricis terus menggelar syuting hingga membuat warga kesal. Apalagi setelah warga menda­pati Ricis sengaja membuat keramaian dengan memang­gil pedagang makanan keliling. “Ini sudah mengganggu kami,” tegas warga yang kecewa dengan perbuatan adik Oki Setiana Dewi itu.

Sebelumnya, Ria Ricis be­berapa waktu lalu mendadak menghebohkan publik dengan video pamitnya dari YouTube. Video tersebut bahkan ber­hasil menembus 9,8 juta vie­wers. Rupanya, video yang awalnya merupakan sebuah pemberitahuan bahwa Ricis akan rehat sejenak dari YouT­ube karena ingin fokus menger­jakan sebuah hal lain tampak tak bisa diterima penggemar­nya. Para penggemar bahkan meminta Ricis segera kem­bali mengunggah video di akun YouTube secepatnya.

Banyaknya DM serta kom­entar yang masuk ke akunnya dan memintanya kembali, membuat gadis 24 tahun itu akhirnya memutuskan men­gunggah video di akun YouT­ube-nya. Tanpa ada maksud ingin melakukan prank, dua hari setelah video berjudul Saya Pamit, Ricis kembali ak­tif di akun YouTube dan men­gunggah video Saya Kembali.

Video tersebut diketahui merupakan stock lama dari perjalanan Ricis bersama timnya saat berlibur ke Pulau Komodo, NTT. Sayangnya, kembalinya Ricis ke YouTube Channel, tak bisa dengan mudah diterima beberapa pihak. (okz/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *