Tak Ada Kendala, KBM lewat Grup WhatsApp

by -

Pandemi virus corona atau Covid-19, membuat pemerintah menginstruksikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilakukan secara jarak jauh.

GURU SMPN 1 Megamen­dung, Endang Sugiharti, mengaku tidak mengalami kendala dalam menerapkan sistem mengajar online. Meski tidak bertatap langsung dengan peserta didik, pihaknya masih bisa berkomunikasi via ponsel.

”Tidak ada kendala, bahkan pembelajaran lebih mudah,” ungkap wali kelas 9D itu ke­pada wartawan, Selasa (17/3).

Endang mencontohkan pem­belajaran mata pelajaran Pra­karya dan IPS kepada peserta didik. Tugas pembelajaran yang diberikan kepada anak didik dipantau langsung melalui grup WhatsApp (WA) khusus guru dan anak didik kelas 9D.

”Untuk Prakarya kan lebih pada pembelajaran pengolahan makanan ya. Lalu, mapel IPS anak-anak sudah diberikan buku pelajaran masing-masing oleh sekolah. Tugas pembela­jaran yang diberikan divideo­kan dan dishare (sebar) di grup WA,” jelasnya. Endang juga memastikan, pembelajaran yang diberikan kepada anak didiknya sesuai materi kuriku­lum yang diterapkan pemerin­tah. ”Nanti semua tugas-tugas pembelajaran akan dinilai, karena anak-anak membawa buku nilai di rumah,” ujarnya.

Tidak hanya memberikan mapel sesuai kurikulum pem­belajaran, Endang juga me­nyisipkan materi mengenai mitigasi virus corona agar disampaikan dan dipraktikkan ke lingkungan sosialnya masing-masing. ”Sebetulnya untuk materi mitigasi Covid-19 sudah diberikan sebelum diliburkan. Misal, rajin mencuci tangan, cara komunikasi dengan ling­kungan dan lainnya,” katanya.

Sementara itu, guru SDN di Kecamatan Cisarua, Nike, mengalami kendala dalam menerapkan sistem belajar online. Namun, KBM secara online sedikitnya mengham­bat pengajar untuk menjabar­kan segala materi. Terlebih, mata pelajaran yang ia pegang matematika. ”Penyampaian materi sih enak secara langs­ung,” tuturnya. (ash/c/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *