UPT Kebersihan IV Ngarep Kantor Baru

by -

METROPOLITAN – Kepala UPT Kebersihan IV DLH Ka­bupaten Bogor, Atang, mengeluh kantornya masih ngontrak hingga saat ini. Se­bab, kondisi kantor lama su­dah tak layak digunakan.

Sebelumnya, kantor UPT Kebersihan IV berada di De­sa Bojongjengkol, Kecamatan Ciampea. Sudah sepekan Atang dkk pindah ke Kampung Sa­riinten, Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas.

”Kondisi kantor tidak layak digunakan. Ketika hujan, ru­angan pada bocor dan ba­nyak arsip yang rusak. Kita berharap diberikan kantor baru,” kata Atang. ”Kita ngon­trak satu tahun. Untuk ar­mada sampah masih disimpan di kantor lama, karena kantor baru sempit,” sambungnya.

Untuk kantor UPT Kebersihan IV lama, rencananya bakal dijadikan kantor Sektor Damkar. Malah, itu sudah disurvei Sekdis Damkar Ka­bupaten. ”Saya berharap Bu­pati Bogor, Ade Yasin, peduli akan kondisi UPT yang hing­ga kini belum juga punya kantor dan gudang,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Desa (Sekdes) Ciomas Rahayu, Selih Silih Wati, mengatakan, pihak desa tidak mengetahui ada kantor UPT Kebersihan di wilayahnya. Seharusnya ada izin ke desa, tapi hingga kini belum ada.

Selain itu, pihaknya juga tidak keberatan rumah warga disewa untuk kantor UPT Kebersihan. Namun ketika dijadikan tempat penyimpa­nan truk sampah, dikhawa­tirkan bisa menimbulkan bau tak sedap. ”Kita berharap hanya kantornya. Untuk truk sampahnya tidak disimpan di kantor, karena bisa menim­bulkan bau sampah dan meng­ganggu warga,” katanya. (ads/b/rez/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *