Waduh! Urus Izin Kolam Ikan Malah Jadi Pabrik

by -

METROPOLITAN – Perun­tukan izin yang diajukan pe­rusahaan terkadang tidak sesuai fakta di lapangan. Kali ini, bangunan yang me­nyerupai pabrik yang sedang tahap renovasi itu menjadi bahan perbincangan.

Informasi yang dihimpun, peruntukan di wilayah itu awalnya bukan untuk bangu­nan pabrik, melainkan kolam ikan. Tokoh masyarakat yang enggan namanya dikorankan mengatakan, dulu saat kades sebelumnya sudah ada izin lokasi lahan yaitu kolam ikan. Namun fakta di lapangan, di lahan itu berdiri bangunan pabrik dan dalam proses pembangunan.

”Dulunya lahan itu untuk kolam ikan dan sempat dita­nyakan masyarakat serta karang taruna. Tapi katanya punya jenderal TNI, nggak tahu siapa namanya. Buat kami siapa pun yang punya harus mengikuti tahapan izin sesuai prosedur yang berlaku. Apalagi punya jenderal TNI pasti lebih paham prosedur dalam pembangunan,” be­bernya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Bojongnangka, Amir Arsyad, membenarkan per­kataan warga kalau dulu izin untuk membangun kolam ikan. Namun kondisi saat ini, bangunannya menyerupai pabrik.

Hingga kini pemilik pabrik belum berkomunikasi lagi dengan desa. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menge­cek ke lapangan untuk mem­pertanyakan perizinannya sudah sejauhmana.

”Dulu sih iya, urus izin un­tuk kolam ikan. Tapi kalau dilihat kondisi bangunan saat ini seperti pabrik dan katanya punya jenderal TNI. Tapi saya sendiri nggak tahu siapa na­manya. Soalnya nggak pernah ketemu dan pihak mereka pun tidak pernah datang ke sini (kantor Desa Bojong­nangka, red). Jadi itu mau dibikin apa kami tidak tahu, mungkin nanti kami akan mengutus BUMDes atau BPD jika perlu Satpol PP untuk mempertanyakan izin bangu­nan tersebut,” jelasnya.

Ia melanjutkan, pemilik siapa pun seharusnya komu­nikasi dengan desa. Apabila mau dibuat pabrik urus izin sesuai aturan yang berlaku agar masyarakat bisa beker­ja di perusahaan itu.

”Saya berharap pemilik bangunan datang dan sila­turahmi ke desa. Barang kali pihak desa dengan CSR bisa bersinergi untuk mere­krut tenaga kerja dan lainnya,” tandasnya. (zis/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *