Walah, Pelajar Bogor Jadi Pelanggan Tetap Miras

by -
RAZIA: Polsek Bogor Barat menggelar razia miras jelang Ramadan.

METROPOLITAN – Polsek Bogor Barat berhasil mengamankan 2.356 botol minuman keras (Miras) berbagai jenis disebuah rumah di kawasan Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, kemarin siang.

Miras tersebut dijual secara online kepada para pelajar yang ada di Kota Bogor serta di pasok ke sejumlah warung-warung kelontong.

Distributor pemasok miras K (45) berhasil diamankan. Penangkapan K berawal dari pendalaman kasus razia miras yang dilakukan Polsek Bogor Barat usai menggerebeg salah satu warung penjual miras di Bubulak. 2.356 botol miras tersebut terdiri dari beberapa jenis diantaranya, Anggur Merah, Intisari, Vodca, Anggur Putih, Bir Hitam.

Saat ini ribuan botol kiras tersebut diamankan sebagai barang bukti sambil melakukan pemeriksaan terhadap K yang merupakan bandar miras di wilayahnya.

Pengakuan K, miras tersebut biasanya disalurkannya ke sejumlah warung kelontong di seluruh pelosok Kota Hujan.Ia juga berkilah baru menjual barang haram tersebut selama enam bulan kebelakang ini. Menurutnya miras tersebut didapatkan langsung dari agen distributor dari Jakarta.

“Kita masih dalami semuanya. Saat ini pelaku masih kita periksa dan sedang kami mintai keterangan lebih lanjut untuk pengembangannya,” ujar Kapolsek Bogor Barat Kompol Sundarti.

Selain menyalurkan kepada sejumlah pengepul dan warung kelontong lainnya, K juga kerap kali menjual mirasnya secara online.

Jadi pelanggan cukup menghubunginya melalui handphone, kemudian miras langsung diantar ke tempat tujuan pemesan. Ia mengaku pelanggan tetapnya kebanyakan merupakan pelajar karena harganya cukup terjangkau.

Meski begitu pihaknya tak bisa banyak komentar mengenai hal tersebut, lantaran pelaku masih sedang dalam pemeriksaan.

Dirinya memprediksi, penjualan miras juga menyasar kaula muda dan pelajar, mengingat kasus-kasus pengungkapan sebelumnya, juga melibatkan pelajar.

“Penjualannya pasti menyasar ke semua kalangan. Dan saat ini kita sedang dalami semuanya. Segala kemungkinan sedang kita selidiki. Yang jelas oprasi pemberantasan miras akan terus kami lakukan di 16 kelurahan yang ada di Bogor Barat ini,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Bogor Barat Juniarti Estiningsih menjelaskan, selain Kelurahan Curug, sejumlah Kelurahan lain juga disinyalir menjadi zona merah peredaran miras. Seperti Kelurahan Menteng, Pasir Jaya, Sindang Barang dan Kelurahan Marga Jaya.

Untuk mengantisipasi hal serupa, Esti mengaku akan melakukan koordinasi dengan unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Bogor Barat, untuk terus menggencarkan patroli, dan pengawasan terhadap sejumlah zona merah peredaran miras.

“Kedepan kita akan koordinasi dengan Muspika kaitan ini. Karna kami tidak ingin wilayah Bogor Barat, menjadi tempat nyaman bagi para pelaku bisnis haram seperti ini. Kami juga minta pelaku disanksi sesuia dengan kesalahannya, agar menimbulkan efek jera,” ungkapnya (ogi/b/mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *