Warga Buanajaya Tuntut Galian Clay Tutup Total

by -

METROPOLITAN – Warga Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari, sepakat menolak keberadaan galian clay di wi­layahnya. Hal itu lantaran aktivitas galian tanah clay (bahan dasar keramik) telah merugikan warga.

Selain memicu longsor, ak­tivitas galian tersebut juga sudah menutup saluran air bersih warga. Oleh karena itu, warga mendesak pemerintah kecamatan dan Kabupaten Bogor bersikap tegas dan menutup keberadaan galian secara permanen.

“Warga sepakat menutup secara total galian clay, ka­rena memang merugikan warga. Apalagi, musim hujan seperti ini warga sangat takut kalau nanti wilayah yang di­gali itu longsor,” terang Kades Buanajaya, Sudarjat.

Menurutnya, aspirasi warga tersebut sudah disampaikan ke tingkat Kecamatan Tan­jungsari. Perwakilan warga juga sudah bertemu dan mem­bahas hal ini dengan pihak kecamatan. Hasilnya, galian clay akan ditutup secara per­manen oleh pihak kecamatan.

“Pihak kecamatan melalui Pol PP berjanji akan menutup total galian itu. Mereka juga sudah membuat surat ke pe­milik galian untuk menghen­tikan aktivitas secara total,” ujarnya.

Kanit Pol PP Kecamatan Tanjungsari, Tatang, menga­ku sudah berkoordinasi dengan camat Tanjungsari untuk mengambil tindakan tegas.

“Kami sepakat di Tanjung­sari tidak boleh lagi ada ga­lian tanah. Apalagi kalau tidak berizin. Sebab, sudah jelas dampak lingkungan yang dia­kibatkan galian tanah ini. Untuk itu, semua galian akan kami tutup permanen,” tan­dasnya. (hin/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *