Warga Tenjolaya Dilarang Pulang Kampung

by -

TENJOLAYA – Larangan pulang kampung mulai di­berlakukan untuk warga di Tenjolaya. Hal ini ditegaskan Camat Tenjolaya, Farid Ma’ruf, demi mencegah penyebaran virus corona alias Covid-19.

Farid Ma’ruf meminta war­ga Tenjolaya di perantauan menahan diri pulang kampung. ”Jangan pulang kampung. Dalam perjalanan pulang, Anda kan tidak tahu terpapar atau tidak. Saya minta lindun­gilah orang tua dan keluarga di kampung halaman,” ujar Camat Tenjolaya, Farid Ma’ruf.

Farid pun menyarankan warga tidak mudik sampai pandemi Covid-19 selesai. Barangsiapa nekat mudik, maka akan otomatis berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Ketika berstatus ODP, maka harus mengisolasi diri selama 14 hari. ”Kalau sayang pada keluarga di kampung halaman, sebaiknya diam dulu sampai semua berlalu,” tegasnya.

Soal jumlah warga Tenjolaya yang masih bertahan di pe­rantauan, Farid mengaku belum memiliki data pasti. Sebab, saat ini ketua RT/RW dibantu Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), kader posy­andu dan anggota Linmas tengah mendata warga ting­gal di perantauan yang hendak mudik. ”Kalau ka­rantina wilayah belum di­berlakukan, karena masih melihat perkembangan be­berapa hari ini sambil menunggu instruksi bupati Bogor,” tukasnya. (ads/c/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *