Ducati ogah Cari Pebalap Baru

by -

METROPOLITAN – Ducati dikabarkan tidak mau men­cari pebalap baru untuk mu­sim balap MotoGP 2021. Musababnya, Ducati lebih memilih mempertahankan pebalapnya saat ini, yakni Andrea Dovizioso dan Da­nilo Petrucci.

Menurut Direktur olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, kedua pebalap utamanga masih akan menjadi pilihan mereka un­tuk MotoGP 2021. Pernya­taan ini disampaikan Cia­batti terkait kontrak Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci yang akan ber­akhir di pengujung musim 2020.

Sementara itu, pe­saing mereka, Ya­maha sudah memilih Maverick Vinales dan Fabio Quartararo untuk menanda­tangani kontrak di awal 2020 untuk MotoGP 2021. Ducati yang dikabarkan mengejar Joan Mir, meskipun juara du­nia Moto3 2017 itu akan tetap bersama Suzuki hingga 2022.

Ciabatti mengatakan susunan tim pabrikan Ducati saat ini masih akan sama, termasuk pebalap satelit Ducati. Pebalap satelit Ducati yakni Jack Miller dan Fransesco Bagnaia (Pramac) serta Johann Zarco (Avintia).

Kelima pebalap itu masih dibutuhkan Ducati pada 2021. ”Kami memiliki pebalap se­perti Andrea Dovizioso yang telah memenangkan banyak balapan selain Marc Marquez dalam beberapa tahun ter­akhir,” kata Ciabatti.

”Dovizioso menjadi satu-satunya pebalap yang mam­pu menantang Marquez dengan serius untuk gelar juara dunia. Saya tidak ber­pikir dia bisa diragukan,” ucap Ciabatti.

”Memang benar beberapa hari yang lalu dia berusia 34 tahun, tetapi itu adalah usia memungkinkan bagi pebalap yang sehat untuk melihat ke depan dua atau tiga tahun tanpa masalah,” sambungnya.

Ciabatti juga memuji per­forma Petrucci yang menunjuk­kan performa terbaik dalam tes pramusim MotoGP 2020 di Qatar. ”Salah satu alasan menga­pa kami menyesal tidak bisa membalap adalah keyakinan kami bahwa Danilo dapat mengekspresikan dirinya pada level tinggi,” imbuhnya.

”Dia adalah satu-satunya yang melakukan simulasi ba­lapan penuh dan melakukan­nya dengan jeda waktu yang sangat cepat,” lanjut Ciabatti.

”Kami memiliki Miller dan Bagnaia di Pramac. Mereka merupakan dua pebalap muda dan talenta terbaik yang ada saat ini pada MotoGP,” tutur Ciabatti.

”Selain itu, ada Zarco dengan GP19 di Avintia. Dia adalah pebalap yang sudah terbukti cepat ketika dia berada di tim Tech 3 Yamaha pada 2017- 2018,” sambungnya.

Menurut Ciabatti, lima pe­balap di bawah naungan Du­cati memiliki durasi kontrak dengan Ducati memiliki hu­bungan yang sangat dekat dengannya.

”Jadi, kami akan melihat secara wajar mereka untuk memahami seperti apa pen­gaturan kontrak 2021-2022,” kata Ciabatti.

Ditanya apakah ada bakat pada Moto2 untuk memper­kuat Ducati, Ciabatti menga­kui bahwa pihaknya telah mengikuti beberapa pebalap muda Italia sejak lama.

”Tentu saja, Enea Bastianini adalah pebalap yang kami amati meskipun dalam bebe­rapa tahun terakhir ia belum memiliki spesifikasi yang di­harapkan,” ucap Ciabatti.

”Lorenzo Baldassarri tahun lalu memiliki awal yang spek­takuler untuk musim ini, ke­mudian mengilang.. Tahun ini, dalam satu-satunya bala­pan yang dapat kami saksikan di Qatar, ia melakukan peker­jaan dengan baik.”

”Kami selalu memperhatikan Moto2 dan Moto3. Tetapu, saya percaya untuk 2021 dan 2022 kami akan membuat pilihan diantara para pebalap yang saya sebutkan, bahkan jika kami belum membuat keputusan apa pun,” tandasnya. (bol/rez/ run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *