Menghakimi Suami dengan Dosa Zina (3)

by -

AKU bersimpati dan akhirnya kami saling akrab hingga sua­tu saat dia merangkulku dan menciumku, aku bingung, perasaanku bercampur antara merasa bersalah tapi bahagia.

Ketika suami menelponku, aku marah-marah karena dia seperti tidak perduli lagi, pa­dahal aku tahu, dia sedang sibuk belajar. Karena aku tidak puas dan kepalang tanggung, akhirnya aku sms rekan kerja tadi, janjian ketemuan.

Entah bagaimana tapi tiba-tiba kami sudah berciuman panas dan mela­kukan percin­taan terlarang.

Setelah kejadian tersebut, selingku­hanku itu malah mengacuhkan aku. Jujur, aku dengan sesadar-sadarnya sudah jatuh hati dengan­nya.

Suatu ketika, ber­dasarkan naluri suamiku, dia sudah mengen­dus bahwa aku selingkuh di saat dia belajar keTuha­nan.

Sempat banyak sangka­lan yang aku lontarkan, akhir­nya suamiku pulang dan ber­henti belajar di tengah-tengah pembelajarannya.

Dan akhirnya dengan jujur aku akui bahwa aku memang selingkuh fisik dan perasaan dengan rekan kerjaku. Sua­miku syok dan depresi karena aku bilang padanya bahwa aku selingkuh karena dia selingkuh.

Bersambung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *