Ngeri! Jembatan Panyemir Rawan Ambrol

by -

METROPOLITAN – Curah hujan tinggi yang terjadi di kawasan Bogor Barat dua pe­kan terakhir, membuat Jem­batan Panyemir yang meng­hubungkan Desa Cikuda, Kecamatan Parungpanjang dengan Desa Mekarsari, Ke­camatan Rumpin, cepat rusak dan rawan ambrol.

”Saya khawatir kalau lagi lewat jembatan ini. Anak dan istri saya sampai turun dari motor, karena takut roboh je­mbatannya,” ujar warga Desa Cikuda, Hengky (33), kepada Metropolitan, kemarin.

Hengky mengatakan, jemba­tan ini sudah rusak. Bagian tengahnya bolong, karena kon­struksi yang terbuat dari kayu sudah rapuh. ”Jembatan ini merupakan akses warga Desa Cikuda dengan Desa Mekars­ari. Kalau lewat jalan lain harus mutar jauh. Bahkan, mobil yang menggunakan aplikasi GPS kerap nyasar ke jalan ini. Pa­dahal, jembatan ini tidak bisa dilalui roda empat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Mekarsari, Hendrik, menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Desa Cikuda dan dinas terkait ka­rena besarnya anggaran untuk membangun jembatan tidak cukup. ”Kalau belum terang­garkan di desa, kami akan koordinasi dengan desa per­batasan untuk kerja sama rencana anggaran pada 2021,” jelasnya.

Hendrik berharap perbaikan Jembatan Panyemir segera dibangun lantaran lokasinya berbatasan dengan pemdes lain. “Awalnya jembatan Pany­emir dibangun dinas terkait, tapi kalau ini sudah menjadi tanggung jawab tingkat desa, kami akan berkoordinasi dengan desa perbatasan,” pungkasnya. (sir/b/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *