Tangani Korona, Pemkot Bogor Gelontorkan Rp334 Miliar

by -

METROPOLITAN.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama DPRD, gelar rapat pertemuan soal penanganan dan penanggulangan covid-19 di Kota Hujan. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPR Kota Bogor tersebut, membahas sejumlah langkah penanganan covid-19 termasuk anggaran.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim di Kota Bogor mengatakan, Pemkot Bogor mengajukan anggaran Rp 334 miliar untuk percepatan penanganan virus corona. Anggaran tersebut diperuntukkan dalam tiga tahap penanganan Covid-19 di Kota Bogor. Pertama, untuk aksi preventif, Kedua untuk program percepatan penanganan Covid-19 dan Ketiga untuk program pasca wabah covid-19.

Untuk aksi preventif, Pemkot Bogor menganggarkan Rp210 miliar untuk keperluan logistik dan Rp 21 miliar untuk kegiatan pencegahan. Untuk program percepatan penanganan Covid-19, Pemkot mengalokasikan Rp5,7 miliar untuk RW Siaga Corona, Rp38,6 miliar untuk bantuan paket sembako selama tiga bulan, Rp4,7 miliar untuk dapur umum, dan bantuan sosial bagi masyarakat Rp17,7 miliar.

“Untuk program pasca wabah kita ajukan dan siapkan sejumlah anggaran, yang meliputi kompensasi retribusi Rp 18 miliar dan modal usaha IKM dan mikro Rp 16 miliar. Jadi totalnya sekitar Rp 334 miliar rupiah untuk penanganan wabah covid-19,” bebernya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menyampaikan, DPRD pada intinya satu suara dan sepakat bahwa Covid-19 adalah kondisi yang sangat darurat sehingga diperlukan sebuah langkah yang serius diluar kegiatan yang biasa dilakukan.

Untuk itu, DPRD kota mendukung penuh langkah Pemkot Bogor dalam kebijakan penanganan corona, agar pandemik ini bisa cepat diselesaikan tak hanya cepat namun juga tepat. Politisi PKS itu juga meminta Pemkot transparan, karena masyarakat membutuhkan yang sejelas-jelasnya tentang seluruh rangakaian.

“Langkah apa saja yang sudah dilakukan, kebijakannya serta apapun protokol penanganan Covid-19 yang sudah ditetapkan kepada masyarakat untuk bergerak bersama,” ucapnya.

Kemudian, DPRD Kota Bogor juga mengapresiasi yang sudah dilakukan oleh Gugus Tugas Covid-19 tentang pengambilan kebijakan yang taktis dan relatif lebih baik dibanding daerah lain.

Ditempat yang sama, Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Denny Mulyadi sudah menyampaikan total kebutuhan untuk penanganan Covid-19, untuk penanganan kesehatannya saja kebutuhanya mencapai Rp88 miliar. “Kebutuhan itu disiapkan untuk empat bulan kedepan, dan untuk yang lainnya perlu koordinasi dengan dinas lain karena menghitung dampak ekonominya,” tutupnya. (ogi/b/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *