Astagfirullah, Rampok di Bogor Gasak Tabungan Umrah Warga

by -

METROPOLITAN.id – Rumah milik Rosselina Cindy Kautsar di Cemplang Baru Timur, RT 02/09, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, disatroni rampok, Selasa (26/5) dini hari lalu sekitar pukul 02.00 WIB.

Akibatnya, rampok yang diduga lebih dari satu orang dan membawa senjata ini berhasil menggasak barang berharga milik korban senilai Rp76 juta, termasuk tabungan umrah.

Kapolsek Bogor Barat Kompol Sundarti menjelaskan, korban baru melaporkan kejadian tersebut pagi harinya sekitar pukul 10:00 WIB.

Dari keterangan korban, selain uang, perampok menggasak aset berupa beberpa perhiasan emas yang rencanaya akan dipakai untuk berangkat ke Tanah Suci.

Kompol Sundarti merincikan, jenis barang yang digasak perampok yakni uang tunai sebesar Rp5 juta, satu gelang emas 20 gram senilai Rp18 juta, satu kalung emas 25 gram senilai Rp22 juta, cincin kawin emas putih lima gram senilai Rp2,5 juta, cicilan berlian 5,6 gram senilai Rp4 juta, cincin emas lima gram senilai Rp4,5 juta, satu pasang anting emas lima gram senilai Rp4,5 juta, satu pasang anting emas lima gram senilai Rp4,5 juta, emas batangan lima gram senilai Rp4,5 juta, satu jam tangan bermerk senilai Rp5 juta, kalung berlian senilai Rp2 juta dan satu sound sistem senilai Rp3,5 juta.

“Kalau pengakuan dari korban, barang-barang yang hilangnya itu ditotalkan mencapai Rp76.850.000. Katanya itu juga buat umroh korban tahun ini,” terang Kompol Sundarti, Kamis (28/5).

Kompol Sundarti menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah korban dengan mengumpulkan beberapa barang bukti.

Bahkan, pihaknya juga mendatangkan tim investigasi dari Polresta Bogor Kota serta telah meminta keterangan dari berbagai saksi di lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan.

“Semoga cepat keungkap pelakunya minta doanya saja,” harapnya.

Sementara itu, kerabat korban, Bryan, menduga para komplotan rampok ini berasal dari sekitaran Kelurahan Cilendek.

Sebab pada saat kejadian, seluruh akses menuju rumah korban sudah ditutup semua dengan portal.

“Tapi emang di belakang rumah ada sawah. Nah bisa jadi mereka lewat sana dan sudah hafal medan,” ungkap Bryan.

Ia berharap pihak kepolisian bisa mengusut tuntas kasus ini. Sebab dengan adanya kejadian perampokan ini, warga disekitar rumah korban ikut merasa resah.(dil/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *