Berbagi Makanan dari Warga untuk Warga di Tengah Pandemi

by -

METROPOLITAN.id – Gerakan Rp2000 Lawan Covid-19 terus bergerak membantu masyarakat di tengah pendemi virus corona atau covid-19 lewat berbagai cara.

Kali ini, gerakan kemanusiaan tersebut menginisiasi program Dapur Vinus. Secara teknis, dapur ini bukanlah dapur umum. Dapur Vinus bergerak melalui masyarakat yang menyediakan dapur dan tenaganya untuk memasak makanan. Hasil masakan dari dapur-dapur masyarakat ini kemudian dibagikan kepada keluarga yang membutuhkan.

Dapur Vinus akan bergerak hingga 23 Mei 2020. Sejauh ini, Dapur Vinus hadir di sembilan desa dengan basis pelaksanaan di tingkat RT di Kabupaten Bogor. Yakni Desa Leuwisadeng Kecamatan Leuwisadeng, Desa Karacak Kecamatan Leuwiliang, Desa Leuweungkolot Kecamatan Cibungbulang, Desa Barengkok Kecamatan Leuwiliang, Desa Cibeber I Kecamatan Leuwiliang, Desa Cibeber II Kecamatan Leuwiliang, Desa Cibitungwetan Kecamatan Pamijahan, Desa Gunungsindur Kecamatan Pamijahan dan Desa Ciasihan Kecamatan Pamijahan.

Dapur ini bisa terealisasi dilakukan karena dukungan dari berbagai donatur yang mempercayakan distribusi dan penyalurannya kepada Yayasan Visi Nusanatara Maju.

Ketua Yayasan Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi mengatakan, Dapur Umum Vinus itu sebetulnya merupakan gagasan untuk melahirkan tradisi dan budaya solidaritas sosial dan kemanusiaan yang saat ini sudah mulai bergeser dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Konsep Dapur Vinus menggandeng beberapa keluarga yang membuat masakan lebih untuk tetangganya atau masyarakat lainnya.

Selanjutnya, Yusfitriadi sangat berharap keluarga-keluarga yang secara materi diberikan kelapangan rezeki, bisa melanjutkan program Dapur vinus secara mandiri dan pada akhirnya solidaritas ini menjadi sebuah tradisi.

“Dapur vinus hanya membuat gerakan stimulan saja, selanjutnya sangat berharap bisa muncul gerakan solidaritas yang digerakan oleh masyarakat itu sendiri. Karena kita faham betul, dalam kondisi yang sangat susah ini, hanya kepemimpinan yang bisa membagun tradisi solidaritas yang mampu mrminimalisasi kesulitan masyarakat,” kata Yusfitriadi, Rabu (20/5).

Selain itu, atas nama Yayasan Visi Nusantara Maju, Yusfitriadi menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada para donatur.

“Insyaallah bantuan yang sudah didonasikan akan kami sampaikan kepada orang yang berhak menerima bantuan tersebut. Secara berkala kami juga senantiasa menyampaikan progress dan laporan setiap perkembangan program, termasuk dalam pengelolaan bantuan para donatur sebagai bentuk tanasparansi dan akuntabilitas publik melalui berbagai medsos yang kami miliki,” terangnya.

Sementara itu, Koordinator Pelaksana Dapur Vinus wilayah Cibitungwetan, Irvan Firmansyah mengatakan, dalam praktiknya, Dapur Vinus di wilayahnya menggandeng Pimpinan Ranting Nasyiatul ‘Aisyiah Cibitungwetan.

“Penerima adalah warga setempat dan yang diutamakan itu jompo, janda yang memiliki yatim dan orang membutuhkan lainnya. Jumlah paket masakan yang dibagikan sebanyak 70 paket,” tutur Irvan.

Terpisah, Koordinator Dapur Umum wilayah Citeureup-Barengkok, Rizki Riyanto menjelaskan, ada 20 kepala keluarga yang sudah menerima bantuan makanan gratis dari Dapur Umum Visi Nusantara.

“Hal ini dimaksudkan untuk membantu para warga yang membutuhkan makanan di tengah kondisi covid-19 dan Ramadan ini,” tandasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *