Jalanan Lengang, Nyawa Melayang

by -

METROPOLITAN – Di tengah pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap tiga rupanya mem­buat jalanan jadi lengang. Tak sedikit para pengendara yang memacu roda besinya hingga berujung kecelakaan.

Seperti seorang pengendara yang tewas setelah terlindas truk di Jalan Pangeran Sogiri, Tanah Baru, tepatnya di depan Alfamart Perumahan Hollywood Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, pada Kamis (14/5) sekitar pukul 13:00 WIB.

Informasi yang didapat, diketahui korban bernama Dani Ramdani warga Kampung Cibogo, RT 04/03, Desa Cipay­ung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, yang merupakan anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Ka­bupaten Bogor. Namun, belum diketahui kronologi ke­celakaan tersebut.

Paur Humas Polres Bogor Ipda Desty Irianti membenarkan adanya kecelakaan roda dua dan empat sekitar pukul 13:00 WIB, yang korbannya meninggal di lokasi. ”Iya benar ada. Itu kejadiannya di depan Al­famart Perumahan Hollywood, Tanah Baru, di ruas Jalan Pangeran Sogiri. Untuk kro­nologinya kita belum dapat laporan,” kata Desty.­

Desty menyebut korban me­ninggal menggunakan seragam Dishub Kabupaten Bogor. Diketahui korban merupakan warga Desa Cipayung, Keca­matan Megamendung, Kabu­paten Bogor. ”Yang meninggal korban diduga anggota Dishub karena menggunakan seragam Dishub. Saat ini sudah di­tangani,” ujar Desty.

Begitu juga dengan pengen­dara motor lainnya yang tewas usai mengalami kecelakaan di Jalan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, jelang sahur, Kamis (14/5). Korban diketa­hui merupakan seorang pela­jar bernama Fadli Antoni Arizki, warga Perum Mutiara Sentul, Blok N 9, RT 01/10, Kelurahan Nanggewer, Keca­matan Cibinong.

Kecelakaan maut itu berawal saat korban memacu sepeda motornya jenis matik dengan pelat nomor F 3240 OG. Tepat berada di putaran balik depan kantor Komite Olahraga Na­sional Indonesia (KONI) Ka­bupaten Bogor, korban dika­getkan dengan kemunculan sepeda motor lain yang tengah putar balik. Bagian depan mo­tor korban pun menabrak bagian belakang motor lain yang tengah putar balik. Akibat kecepatan yang tinggi, korban dan motor yang dikendarainya terpental hingga rusak parah.

“Korban dan motor yang di­kendarainya terjatuh hingga membentur pembatas jalan patok beton,” jelas Kanit Laka Polres Bogor Iptu Suyatmo, Kamis (14/5).

Sedangkan pengendara motor lainnya hanya mengalami luka ringan. “Yang satu lagi luka lecet di kedua tangan juga kaki, serta tangan kanan terki­lir. Sudah dilarikan ke rumah sakit,” katanya. Sementara itu, sehari sebelumnya, seorang pengendara motor meninggal dunia saat terseret truk di Jalan Raya Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Rabu (13/5) malam.

Kecelakaan itu pun mem­buat seorang pengendara sepeda motor jenis matik Honda Beat dengan nomor polisi A 2937 YO meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Cileungsi Kompol Endang Kusnandar membenarkan peristiwa maut yang meny­ebabkan satu orang mening­gal dunia. “Benar ada kema­rin malam, saat mau dibawa ke rumah sakit meninggal,” katanya, Kamis (14/5).

Diketahui pengendara roda dua itu bernama Agus Dar­mawan (25). Ia melaju dari arah Bekasi menuju Cileung­si. Setibanya di Jalan Raya Cileungsi dan hendak meny­usul truk trailer Hino berno­mor polisi B 9299 JD yang berada di depannya. Sepeda motornya terbanting ke kiri Sehingga terseret truk yang tepat berada di sebelah kirinya.

“Sayangnya saat menyalip, kendaraannya oleng dan ter­banting ke kiri. Akibatnya pengendara terseret truk ter­sebut,” jelasnya. Ia menam­bahkan, korban berasal dari Kampung Manis, RT 01/01, Desa Setinegara, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuning­an. (mul/b/rb/bd/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *