Janji tak Bawa Senjata

by -

METROPOLITAN – Polda Jabar tengah mempersiapkan segala hal untuk mengawal fase New Normal yang ren­cananya berlangsung pada 1 Juni 2020. Dalam pelaks­anaan nanti, polisi akan mengedepankan tindakan persuasif. ”Kita akan per­suasif. Pendampingan, pe­neguran dan kita sesuai ke­tentuan untuk New Normal,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Er­langga Waskitoroso, kemarin.

Ia mengaku saat ini pihaknya masih mempersiapkan ber­bagai segala hal untuk peng­awalan nantinya. Termasuk jumlah personel yang disi­apkan. ”Jumlah personel sesuai yang dikategorikan oleh Pak Gubernur kita se­suaikan jumlah personel TNI-Polri untuk pendam­pingan pendisiplinan dalam New Normal,” ujarnya.

Dalam pengawalan nanti, Erlangga menyebut aparat TNI maupun Polri tidak akan dilengkapi senjata. Sebab, pengawalan New Normal di Jabar akan bersifat humanis. ”Tidak ada (penggunaan sen­jata, red). (Intinya, red) Pro­tokol kesehatan harus se­suai pedoman. Ini untuk budaya baru pada masyara­kat sesuai situasi,” tutur Er­langga.

Pemprov Jabar mengumum­kan soal New Normal dalam menghadapi persoalan Co­vid-19. Fase ini akan berlaku mulai Senin, 1 Juni 2020 men­datang. Dalam pemberla­kuan New Normal ini, aparat TNI-Polri dilibatkan dalam proses pengawalan. ”Ini akan dikawal TNI dan Polri selama 14 hari. Jadi Pak Presiden sudah memberikan tugas kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk memobilisasi TNI dan Polri di empat pro­vinsi percobaan ini. Alham­dulillah kita masuk kategori yang diberi kebaikan ini,” ucap Gubernur Jabar Ridwan Ka­mil. (dtk/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *