Kades Klapanunggal Tetap Jalani Tradisi Berbagi

by -

METROPOLITAN – Pemerintah Desa (Pemdes) Klapanunggal, Kabupaten Bogor, di bawah kepemimpinan Tini Prihartini tetap menjalankan tradisi berbagi di bulan Ramadan ini.

Menurut Tini, tradisi ini harus terus terjaga, karena hak anak yatim dan kaum duafa tetap menjadi tanggung jawabnya. “Kita tetap jalankan, tapi bedanya saat ini kita percepat. Makanan dan bingkisan dibungkus, karena menaati aturan SOP kesehatan,” katanya.

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bogor ini menam­bahkan, apa yang dilakukannya adalah sebagai contoh bagi anggota Apdesi lainnya. Meski dalam kondisi sulit dan pandemi, hak dan kewajiban sebagai umaro harus tetap dijalankan. Sebab, tidak ada kepemimpinan tanpa memperhatikan kondisi warganya. “Alhamdulillah, 286 anak yatim di sini tetap kami perhatikan perlengkapan hari rayanya,” ungkapnya.

Tradisi ini, sambung Tini, sudah berjalan sejak lama. Saat ini banyak warga yang kesulitan ekonomi. Meski begitu, ia yakin kesulitan itu akan hilang dengan sendirinya. ”Bukankah kita semua tahu, rezeki itu Allah yang atur. Jadi kenapa harus takut berbagi,” terangnya.

Tini berharap kepala desa se-Kabupaten Bogor menjalankan tradisi yang sama. Bagi yang belum, ia sangat berharap ikut menjalankannya sebagai bentuk kebersamaan dalam menebar kebaikan sesama anggota dan pengurus Apdesi. “Kita tidak cari apa-apa, hanya mencari keberkahan sebagai umat muslin,” tandasnya. (bo/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *