Keren Nih, Sedekah Sampah Disulap Jadi Bantuan Corona

by -

METROPOLITAN.id – Apa yang ada dipikiran Anda ketika mendengar kata sampah? Ya. Jawabannya pasti beragam. Ada yang jijik, kotor dan lainnya.

Namun, sampah juga telah banyak diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat, bahkan berharga. Hal ini yang juga dilakukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Sukahati Bersih yang beralamat di Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Mereka menyulap hasil sedekah sampah warga menjadi bantuan untuk warga terdampak virus corona atau covid-19 di lingkungannya.

KSM Sukahati Bersih memang sejak lama membuka program Bank Sedekah Sampah dengan menerima donasi sampah dari warga.

Ketua KSM Sukahati Bersih, Saepul Ulum mengatakan, KSM Sukahati Bersih mempunyai program bantuan edukasi care (edu-care) dalam bentuk pendidikan dan ekonomi care (eko-care) atau modal usaha mikro yang diberikan kepada masyarakat, bukan dalam bentuk pinjaman. Program itu sudah berjalan setiap bulannya.

“Di masa pandemi ini, educare dan ekocare kita alihkan untuk bantuan sembako, bagi warga Sukahati khususnya. Ini sudah ketiga kali, yang hari ini dibagi 57 paket masing-masing senilai Rp130.000,” kata Saepul Ulum, Minggu (17/5).

Menurutnya, paket sembako itu merupakan hasil dari pengumpulan bank sampah sedekah dan pengelolaan sampah warga.

Bank sampah KSM Sukahati Bersih memang terbilang unik. Biasanya, warga menabung sampah di bank sampah. Namun di Bank Sampah Sedekah KSM Sukahati, warga menyumbangkan sampahnya secara cuma-cuma untuk selanjutnya dikelola hasilnya untuk pemenuhan program bantuan.

“Total selama corona ini sudah seratusan paket kami distirbusikan dari hasil donasi sedekah sampah warga. Sasarannya mereka yang kami nilai sangat butuh, yang sudah kita survei lebih dulu di lapangan,” terangnya.

Selain bertujuan membantu warga saat pandemi corona, ia berharap keberadaan KSM Sukahati menjadi contoh untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilah-milah sampah.

Sebab, sampah paling banyak berada di rumah tangga. Ketika sudah dipilah-pilah, hasilnya bisa menjadi ladang amal dan sedekah bagi warga yang membutuhkan.

“Awalnya kegiatan edukasi ke warga soal memilah sampah. Lama-lama warga sadar untuk memanfaatkan sampahnya jadi sedekah. Dari 400-an Bank Sampah di Kabupaten Bogor, kami yang sistemnya sedekah, jadi output-nya bantuan kepada warga yang membutuhkan dalam bentuk program. Nah sekarang untuk terdampak pandemi covid-19,” tuntasnya. (ryn/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *