KWSC Sebut SGC Belum Jalani Putusan MA

by -

METROPOLITAN – Komite Warga Sentul City (KWSC) mengungkapkan bahwa PT Sukaputra Graha Cemerlang (SGC), anak perusahaan peng­embang PT Sentul City, belum menjalankan putusan Kasasi Mahkamah Agung tentang larangan menarik Biaya Pe­meliharaan dan Pengelolaan Lingkungan (BPPL) kepada warga. Bahkan, beberapa meteran air warga masih ada yang dicabut karena dianggap tidak membayar BPPL.

Juru Bicara KWSC, Deni Er­liana, mengatakan, pada 28 April 2018 Pengadilan Ne­geri (PN) Cibinong telah mengeluarkan penetapan eksekusi atas Putusan MA Nomor 3415 K/Pdt/2018 da­lam perkara BPPL yang dita­gihkan kepada warga Sentul City. Putusan itu menghukum PT Sentul City dan PT Suka­putra membiayai pemeliha­raan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) di kawasan Sentul City sampai penyera­han kepada Pemerintah Ka­bupaten (Pemkab) Bogor.

”Tapi, PT Sentul City tetap membongkar meteran air warga dengan alasan pena­gihan BPPL yang jelas sudah diputus pengadilan sebagai perbuatan melawan hukum,” kata Deni.

Dengan adanya penetapan atas eksekusi putusan tersebut, lanjut Deni, konsekuensinya adalah seluruh biaya terkait pemeliharaan PSU tidak bo­leh dibebankan kepada war­ga karena itu tanggung jawab penuh PT Sentul City dan PT Sukaputra. Terlebih, putusan Peninjauan Kembali (PK) dari MA telah mewajibkan bupati Bogor mencabut izin SPAM yang dimiliki PT Sentul City.

”Bupati Bogor telah menca­but izin SPAM. Berdasarkan konsultasi dengan Ombuds­man, disepakati periode transisi peralihan pengelo­laan air bersih di Sentul City dari PT Sentul City ke PDAM Tirta Kahuripan harus tuntas pada Juni 2020,” ujar Deni.

”Masa transisi bukanlah alasan bagi Pemerintah Ka­bupaten Bogor, PDAM Tirta Kahuripan dan pihak-pihak terkait untuk membiarkan tindakan itu terjadi. Sebab, putusan Kasasi sudah dipu­tuskan pada akhir 2018. Apa­lagi, KWSC sudah mendapat­kan Eksekusi Putusan Kasasi pada Agustus 2019 dari PTUN Bandung,” imbuhnya. (*/els/ py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *