Menko PMK Soroti BLT Dana Desa

by -

METROPOLITAN – Menteri Koordinator Bidang Pembangu­nan Manusia dan Kebudaya­an (PMK) Muhadjir Effendy mengingatkan agar pemba­gian Bantuan Langsung Tunai ( BLT) Dana Desa tidak ter­jadi penyelewengan. ”Waspa­dai juga terjadi moral hazard di lapangan saat penyaluran BLT Dana Desa,” ujar Muhad­jir dikutip dari siaran pers, Selasa (19/5).

Ia mengatakan, segala per­soalan dalam penyaluran BLT Dana Desa harus diatasi dengan baik. Harus ada prioritas yang ditetapkan. Utamanya untuk masyarakat yang berada di wilayah 3T (Terpinggir, Terde­pan, Terluar). ”Pemerintah terus berupaya membantu masyarakat rentan dan ter­dampak sosial ekonomi akibat pandemi Covid-19 dengan Jaring Pengaman Sosial (JPS),” kata Muhadjir.

Hal itu dilakukan pemerintah agar daya konsumsi domestik masyarakat kelas bawah tetap terjaga. Salah satu bentuk JPS adalah BLT Dana Desa yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se­besar Rp600.000 setiap bulan selama tiga bulan, dimulai sejak April 2020.

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar menambahkan, saat ini Dana Desa sudah ter­salur di 12.829 desa atau 24 persen dari total jumlah desa yang ditargetkan. Ia menga­takan, Dana Desa telah tersa­lur ke Rekening Kas Desa (RKD) sebesar Rp20,8 triliun untuk 53.156 desa atau sebanyak 87 persen. Selain itu, sebanyak 33.345 atau 63 persen desa telah menetapkan calon kelu­arga penerima manfaat dan melaksanakan musyarawah desa khusus. ”Kami telah mela­kukan sejumlah langkah untuk percepatan penyaluran Dana Desa,” katanya.

Antara lain dengan menu­gaskan seluruh pendamping tingkat desa, kecamatan, ka­bupaten/kota, provinsi dan nasional untuk memantau serta melaporkan secara rutin proses percepatan penyaluran tersebut. Pihaknya juga telah bersurat kepada bupati/wali kota untuk melakukan per­cepatan penyaluran BLT Dana Desa di daerah mereka. Termasuk menerbitkan In­struksi Menteri Desa tertang­gal 15 Mei 2020 yang menekan­kan agar BLT dapat disalurkan tanpa menunggu pengesahan dari bupati/wali kota. (kps/feb/run

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *