Pengedar Obat Penenang Ditangkap di Cibungbulang

by -

METROPOLITAN – Polres Bogor menangkap dua remaja RA (20) dan S (20) yang diduga mengedar­kan obat keras golongan G ilegal. Sebanyak 1.000 obat penenang dan uang tunai sekitar Rp400.000 ikut diamankan sebagai barang bukti.

Kapolres Bogor, AKBP Ronald Ronaldy, menutur­kan, ini merupakan kedua kalinya dalam satu pekan terakhir. Sebelumnya, Polres Bogor juga mengamankan tiga pelaku lain di Cigombong dan Dramaga.“Berdasarkan laporan masyarakat, kami berhasil mengamankan dua terduga di Cibungbu­lang, Kabupaten Bogor, pada Kamis lalu,” kata Ronald dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/5). Menurutnya, peredaran obat penenang oleh dua remaja ini tentu sangat meresahkan. Terlebih dilakukan saat masa pandemi Covid-19 dan bulan Ramadan.

Selain dua pengedar, sebanyak 1.059 yang terdiri dari 800 butir obat jenis Trihexphenidyl, 187 butir jenis Heximer, 70 butir obat jenis Tramadol dan uang tunai senilai Rp435.000 hasil penjualan juga ikut disita. Saat ini dua pelaku masih dalam pemeriksaan intensif di Mapolres Bogor untuk mengetahui asal obat-obatan ilegal itu.

Ronald melanjutkan, para tersangka pengedar farmasi ilegal ini dikenakan sanksi pidana Pasal 197 dan atau Pasal 196 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun (bs/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *