Pernikahan Naysila Mirdad Terganjal Beda Agama

by -

METROPOLITAN – Naysila Mirdad tengah ramai dikabarkan sedang mempersi­apkan pernikahannya dengan sang kekasih, Roestiandi Tsamanov. Keduanya diketahui telah menjalani hubungan beda agama selama empat tahun terakhir.

Di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang apakah Naysila dan Roesti­andi cukup berani untuk me­langsungkan gelaran acara pernikahan?

Ketika ditanya tentang ren­cana pernikahan sang putri, Lydia Kandou menjawab ren­cana pernikahan putrinya bersama Jamal Mirdad itu belum jelas. “Wah belum je­las. Ini juga lagi Covid,” sing­kat Lydia, Kamis (14/5).

Sikap irit bicara juga masih diperlihatkan Lydia, saat kem­bali ditanya apakah betul Naysila sudah dilamar secara resmi oleh Roestiandi. Namun hal yang lebih mencuri per­hatian publik ketika Nay di­sebut akan menjadi mualaf mengikuti sang kekasih yang seorang muslim.

Nay memang hidup di kelu­arga yang memiliki dua keper­cayaan. Hal itu tentu saja ditu­runkan dari orang tuanya, Jamal Mirdad dan Lydia Kandou, yang memang menikah beda agama. Namun Nay tak pernah cerita soal keyakinan siapa yang diiku­tinya. ”Aku punya keyakinan sendiri, aku pelajari dua-dua­nya (agama kedua orang tuanya, red),” ujar Nay.

Nay sepertinya memang tak ingin masalah keyakinannya diungkap ke publik. Apa lagi, menurutnya, perihal keyakinan tersebut tak perlu banyak orang yang tahu. ”Kalau mau cari tahu keyakinan aku apa, aku nggak mau jawab. Untuk itu hanya keluarga dan Tuhan yang tahu,” ungkap Nay.

Nay dikabarkan berencana menikah dengan sang kekasih tahun ini. Sang ayah, Jamal Mirdad, pun membenarkan hal itu dan menyerahkan se­penuhnya kepada Nay perihal tersebut.

”Kalau saya setidaknya lebih memberikan suatu keper­cayaan kepada anak itu sen­diri, sebab dia yang akan lebih tahu, dia yang akan menga­lami. Cuman tentu saja seba­gai orang tua ya meluruskan hal-hal yang nanti kurang baik, kurang benar dan kurang se­suai, dan itu pun kalau di­gubris,” kata Jamal.

Ia juga sempat mengungkap­kan kemungkinan Naysila menjadi mualaf sebelum me­nikah. ”Insya Allah, (Nay pin­dah agama, red). Karena da­lam pernikahan kan agama yang paling pokok,” ungkap­nya. (dtk/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *