Selama PSBB Bogor, 2281 Orang Langgar Aturan

by -

METROPOLITAN.id.id – Sejak diberlakukannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor sejak 15 April, sebanyak 2.281 orang tercatat melakukan pelanggaran.

Data ini merupakan hasil pendataan tim gabungan dari Dishub, Satpol-PP, TNI dan Polri yang berjaga di 10 titik cek point yang tersebar di Kota Bogor hingga 16 Mei.

Jenis pelanggaran yang paling banyak dilakukan masyarakat adalah tidak memakai masker. Jumlahnya mencapai 837 orang pelanggar.

Lalu, 454 orang yang melanggar karena tidak memakai sarung tangan. 405 orang melanggar jumlah penumpang roda empat. 284 orang melanggar aturan jaga jarak (mobil). 268 orang melanggar aturan berboncengan motor tidak sesuai KTP  dan 33 pelanggar suhu di atas normal.

“Meskipun tren pelanggaran ini menurun setiap harinya, tapi kami ingin mempertegas dan menjaga penyebaran agar tidak terlalu luas dengan menerapkan sanksi baru,” ujar Kabag Hukum dan HAM Setda Kota Bogor, Alma Wiranta, Minggu (17/5).

Sanksi yang tertuang dalam Perwali Nomor 37 tahun 2020 bisa dikatakan cukup unik. Sebab, sanksi yang akan diterima oleh masyarakat atau para pelanggar adalah sanksi sosial berupa bersih-bersih fasilitas umum.

Dari hasil pantauan Metropolitan.id, sanksi ini sudah mulai diterapkan di Kota Bogor. Di pos chek point Gunung Batu, sudah ada 9 pelanggar yang menjalani sanksi dengan membersihkan area sekitar chek point dengan mengenakan rompi bertuliskan ‘saya pelanggar PSBB’.

Sedangkan di titik Chek Point RSUD Kota Bogor  sudah terjaring 14 pelanggar dan menjalani sanksi sosial ini.

“Kami berharap dengan adanya sanksi ini kesadaran masyarakat di sisa waktu pelaksanaan PSBB tahap III bisa lebih baik,” tutup Alma. (dil/b/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *