Sepekan PSBB Ketiga, 17 PDP Meninggal

by -

METROPOLITAN – Penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ketiga di Kabupaten Bogor ternyata juga mencatatkan tren peningkatan pada angka kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia. Sebelum PSBB tahap ketiga diberlakukan, jumlah PDP meninggal dunia sebanyak 57 orang. Sepekan PSBB tahap ketiga diterapkan, rupanya ada penambahan 14 orang kasus PDP yang terkonfirmasi meninggal dunia.

Alhasil, hingga Selasa (19/5) malam, jumlah kasus PDP meninggal dunia di Kabupaten Bogor menembus 74 orang, dari total 1.418 kasus. ”Sebanyak 400 orang di antaranya masih berstatus PDP aktif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah.­

Ia menjelaskan, sejak hari pertama PSBB tahap ketiga diterapkan pada Rabu (13/5) lalu, langsung terdapat lon­jakan jumlah kasus PDP yang terkonfirmasi meninggal du­nia. Yaitu laki-laki (43) dari Kecamatan Cigombong, pe­rempuan (20) dari Sukajaya, perempuan (61) dari Rumpin dan laki-laki (59) asal Ranca­bungur. ”Lalu perempuan (90) dan laki-laki (75) yang sama-sama dari Kecamatan Kemang. Hari itu ada tujuh kasus PDP yang meninggal dunia,” ujar­nya.

Selang dua hari, kasus ser­upa berlanjut pada Jumat (15/5), di mana ada tiga orang berstatus PDP terkonfirmasi meninggal dunia. Yaitu laki-laki (72) asal Cigudeg, perem­puan (21) dari Ciawi dan laki-laki (76) asal Megamendung. Sehari kemudian kembali ada penambahan kasus yang sama, yakni tiga orang dengan kasus PDP dinyatakan me­ninggal dunia. (ryn/b/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *