Tuntaskan PR Bareskrim di Tiga Bulan Pertama

by -

Sudah lebih empat bulan memimpin Bareskrim Polri, Komjen Pol Listyo Sigit telah membuktikan kepada publik bahwa ia yang sanggup menjawab segala persoalan yang selama ini menjadi ‘Pekerjaan Rumah’ bagi Bareskrim Polri. Jenderal kelahiran Ambon, 5 Mei 1969, itu dikenal pribadi yang ramah. Tidak banyak bicara, tapi nyata bekerja.

DIMULAI dari membongkar misteri kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan, ikut men­gungkap dalang pembunuhan terhadap Hakim PN Medan hingga dugaan korupsi PT Trans Pacific Petrochemical Indo­tama (TPPI) yang merugikan negara hingga Rp37 triliun, beberapa kasus yang menyita perhatian publik.

”Tentunya ada beberapa prioritas yang harus kita laks­anakan, terkait dengan tan­tangan yang memang harus kita hadapi, beberapa tugas beberapa tahun ke depan. Kemudian juga terkait dengan program-program pengawalan kebijakan dari pemerintah juga akan kita laksanakan,” katanya.

Bukan tipikal pemimpin yang selalu disorot kamera. Jende­ral bintang tiga yang selalu hadir di tengah masyarakat dengan karakter seorang pra­jurit yang selalu melindungi, mengayomi dan melayani. Ia adalah jenderal muda seder­hana yang banyak memberikan inspirasi kepada kelompok milenial agar terus konsisten meneruskan cita-cita para pendiri bangsa.

Semenjak dilantik Kapolri Jenderal Pol Idham Azis seba­gai Kabareskrim pada 16 De­sember 2019, sebelumnya ia pernah menjabat Kapolresta­bes Solo, Ajudan Presiden Joko Widodo, Kapolda Banten dan Kadiv Propam Mabes Polri. Ketika menjabat Ka­polda Banten, lulusan Akpol 1991 dan peraih gelar Master Universitas Indonesia itu ada­lah sosok yang dikenal akrab dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, aktivis pemuda dan masyarakat Banten.

Kemampuannya dalam men­dengar dan berdialog dari pintu ke pintu terbukti mam­pu menyatukan semua elemen masyarakat di Provinsi Banten. Kata kunci yang selalu dipegang ke mana pun ia berlabuh ada­lah niat yang tulus dan kuat dalam menjalankan tugas negara. Ia selalu memosisikan dirinya sebagai pelayan ma­syarakat.

Lembaga kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lem­kapi) melakukan survei ter­hadap kinerja Bareskrim Polri, setelah empat bulan dipimpin Komjen Pol Listyo Sigit. Survei digelar 16-30 April 2020 dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah re­sponden 750 orang di wilayah Pulau Jawa. Margin of error sebesar 3,5 persen. Hasilnya, kepuasan terhadap kinerja kepolisian dalam bidang pe­negakan hukum yang profe­sional dan berkeadilan sema­kin baik. (*/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *