Volume Kendaraan di Puncak Tembus 56.849 Unit

by -
Pengendara melintas di ruang tol Jagorawi, Kabupaten Bogor, Senin (25/05/2020). Meski sedang diperlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) namun jalur menuju kawasan puncak bogor dan sukabumi mulai ramai lancar didominasi kendaraan dari luar Bogor. foto : Sandika /Metropolitan

METROPOLITAN – Pemberlakuan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) demi menekan angka penye­baran Covid-19 di Kabupaten Bogor, nyatanya tidak men­gurangi kepadatan kendaraan yang keluar-masuk pintu Tol Ciawi/Gadog arah Puncak selama libur Idul Fitri 1441 Hijriah. Dalam waktu tiga hari terca­tat ada 56.849 kendaraan yang keluar-masuk kawasan Puncak sejak Minggu hingga Selasa (24-26/5).

Untuk hari pertama libur Lebaran atau tepatnya Hari Raya Idul Fitri, tercatat ada 36.988 kendaraan roda empat hilir mudik melintasi pintu Tol Ciawi/Gadog. Namun jumlah itu disebut lebih kecil dibanding jumlah kendaraan keluar-masuk Tol Ciawi/Ga­dog pada Idul Fitri tahun lalu.

Corporate Communication & Community Development Group Head pada PT Jasa Marga Dwimawan Heru men­gatakan, pada hari pertama Idul Fitri, Minggu (24/5), jum­lah kendaraan melintas di Tol Jagorawi dan keluar di pintu Tol Ciawi/Gadog berjumlah 16.903 kendaraan.

Jumlah itu disebutnya men­urun drastis bila dibandingkan jumlah kendaraan yang ma­suk di periode hari pertama Lebaran tahun lalu. ”Turun­nya sekitar 53 persen diban­ding tahun 2019,” katanya kepada Metropolitan, Rabu (27/5).

Kemudian pada hari kedua Idul Fitri, Senin (25/5), jum­lah kendaraan yang mening­galkan Puncak dan sekitarnya melalui Tol Gadog/Ciawi lebih tinggi dibandingkan hari per­tama, yakni ada sekitar 20.085 kendaraan masuk pintu Tol Gadog/Ciawi dan menuju Jakarta melalui Jagorawi.

Ia menambahkan, jumlah itu mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama di tahun lalu sebanyak 31 persen. Sehingga bila diakumulasi, jumlah ken­daraan roda empat yang keluar-masuk pintu Tol Cia­wi/Gadog berkisar 36.988 kendaraan. ”Namun secara total, kami mencatat ada 55.776 kendaraan yang menu­ju Jakarta melintasi Tol Jago­rawi pada hari kedua Lebaran. Jumlah ini turun 63 persen dibanding periode yang sama pada Lebaran tahun lalu,” ucapnya.

Rupanya kepadatan ken­daraan yang melintas di pintu Tol Ciawi/Gadog belum surut satu hari setelah Leba­ran. Sebab pada Selasa (26/5) lalu, tercatat ada 19.861 ken­daraan masuk pintu Tol Ci­awi/Gadog menuju Jakarta. Sehingga jika ditotal, tak kurang dari 56.849 kendara­an roda empat mondar-man­dir melewati pintu Tol Ciawi/ Gadog. ”Secara umum dua hari ke belakang (25-26/5), jumlah itu masih kalah ba­nyak 51 persen ketimbang jumlah pada periode yang sama di tahun lalu,” imbuh­nya.

Meskipun ada penurunan, sambung Heru, distribusi lalu lintas kendaraan menu­ju Jakarta justru didominasi dari selatan (pintu Tol Ciawi/ Gadog) dengan 36 persen. Distribusi lalu lintas arah Ja­karta dari arah timur (GT Cikarang Utama) atau ken­daraan dari Cikampek atau Purbaleunyi, ’hanya’ 30,6 persen. ”Lalu lintas kendar­aan dari barat (GT Cikupa) sekitar 33,4 persennya. Jadi paling banyak dari aelatan,” tutupnya. (ryn/b/rez/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *