208 Warga Kota Bogor Negatif Covid-19

by -

METROPOLITAN – Kasus penularan Covid-19 di Kota Bogor sempat menurun pada akhir bulan lalu. Namun sayangnya, awal Juni ini ada dua orang yang positif terpa­par virus corona.

Komando Distrik Militer (Kodim) 0606 Kota Bogor pun bergerak cepat dengan mela­kukan rapid test kepada 208 warga Bogor untuk memutus mata rantai penularan.

Dari 208 orang yang ikut rapid test, tak ada satu pun yang dinyatakan reaktif Co­vid-19.

“Hari ini (kemarin, red) sebanyak 250 orang dilaku­kan rapid test. Pesertanya warga Kota Bogor, perwaki­lan setiap kecamatan di Kota Bogor. Ini merupakan kegiatan peduli kemanusi­aan bersama kawan Covid-19. Selain rapid test, ada juga pemberian vitamin untuk warga dan beras untuk kor­ban terdampak Covid-19,” terang Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel arm Teguh Cahyadi.

Dalam kegiatan yang diini­siasi bersama Denkesyah III/1 Bogor ini juga membagikan bantuan beras kepada 1.000 warga. Lalu dilanjutkan dengan pemberian vitamin untuk menjaga kesehatan warga. ”Pemberian ATM beras ini berikan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Bogor,” kata Ketua Persit Ko­orcab Korem 061/SK, Evi Agus Subiyanto.

Bahkan, Kodim 0606 juga melakukan sosialisasi kepada warga dalam menghadapi situasi jelang tatanan baru dengan memperketat proto­kol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

”Untuk new normal, TNI-Polri beserta unsur terkait lainnya melaksanakan peng­amanan serta memberikan edukasi protokol kesehatan kepada masyarakat yang akan masuk tempat keramaian, dengan tujuan agar masyara­kat mematuhi. Kalau tidak mematuhi akan diberikan imbauan,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Pelaks­ana Rapid Test Kodim 0606 Kota Bogor, Kapten Sutomo, mengatakan, kegiatan bertajuk ’Bersama Melawan Corona’ itu diharapkan bisa membe­rikan dampak positif bagi semuanya. Terlebih, dalam memetakan penyebaran virus corona di Kota Bogor.

”Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa mempermu­dah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam memetakan penyebaran Covid-19 di ma­syarakat. Terlebih dalam memutus mata rantai penye­barannya,” tukasnya. (ogi/b/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *