40 Orang Positif, Dua Meninggal Dunia

by -

METROPOLITAN – Pasar Cileungsi menjadi klaster ter­besar penyebaran wabah virus corona (Covid-19) di Kabupa­ten Bogor. Hingga kini 40 orang yang terpapar, baik pedagang, keluarganya, atau pihak lain yang pernah berkunjung ke sana.

“Dari 40 orang yang telah terpapar wabah Covid-19, ada dua orang yang dinyatakan telah meninggal dunia, 12 orang telah sembuh dan 26 orang lainnya masih menjalani pe­rawatan,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengenda­lian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupa­ten Bogor, Dedi Syarif.

Ia menjelaskan, 40 warga Kecamatan Cileungsi, Su­kamakmur, dan sekitarnya yang terpapar tersebut didapat tidak hanya dari pelaksanaan rapid dan swab test di Pasar Ci­leungsi yang sudah dilakukan tiga kali.

“Setelah ada pedagang Pasar Cileungsi yang dinyatakan terpapar wabah Covid-19, maka kami pun langsung mela­kukan tracking ke pihak kelu­arganya hingga keluarlah jumlah 40 orang tersebut,” terangnya.

Kepala Dinkes Kabupaten Bogor Mike Kartalina Suwan­di menyebut pasien Covid-19 klaster Pasar Cileungsi atau klaster lainnya yang termasuk Orang Tanpa Gejala (OTG) akan dirawat di Pusat Isolasi Covid-19 di Kecamatan Ke­mang, sementara pasien yang memiliki penyakit bawaan akan dirawat di rumah sakit.

“Untuk pasien OTG itu lebih lekas sembuh dibandingkan pasien Covid-19 yang memi­liki penyakit bawaan seperti diabetes, TBC, DBD atau penyakit-penyakit dalam lain­nya,” pungkas Mike. (ink/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *