Bupati Bogor Geleng-geleng Kendaraan dari Luar Tetap Padati Puncak Saat Akhir Pekan

by -

METROPOLITAN.id – Pandemi virus corona atau covid-19 rupanya tak menghilangkan magnet Kawasan Puncak Bogor sebagai lokasi wisata favorit.

Buktinya, saat akhir pekan lalu, kendaraan dari luar Bogor kembali memadati kawasan wisata berhawa sejuk tersebut. Padahal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus corona.

Kondisi ini rupanya membuat Bupati Bogor Ade Yasin geleng-geleng kepala tak habis pikir. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor cukup kewalahan menangani kondisi tersebut.

“Kita kan sudah bahas beberapa kali, mana saja yang dikecualikan untuk pergerakan orang. Saat ini, seperti kemarin Sabtu (30/5), kendaraan plat B nyerbu Bogor, kita kewalahan. Kenapa mereka bisa lolos. Kan di sana (Jakarta, red) juga sedang PSBB,” ujar Bupati Bogor, Ade Yasin, Rabu (3/6).

Ia pun meminta Pemerintah DKI Jakarta agar mengamankan wilayahnya masing-masing dan memberikan sanksi tegas bagi para pelanggar. Tujuannya, agar PSBB berjalan dengan baik.

“Pas hari Minggunya (31/5), kita putar balik kendaraan selain penghuni Puncak. Petugas kita juga terbatas, bayangkan harus menghadang ribuan motor dan kendaraan lainnya. Saya mohon juga daerah itu (Jakarta) agar mengamankan untuk tidak nyerbu Bogor, kita diserbu jadi nyalahin kita. Masing-masing lah jaganya,” harapnya.

Sebelumnya, kawasan Puncak Bogor kembali dipadati wisatawan. Kondisi ini tentu mengundang keperihatinan lantaran Pemerintah Kabupaten Bogor masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus corona atau covid-19.

 

Mengantisipasi kepadatan di jalur Puncak, Pemkab Bogor bersama TNI-Polri memperketat arus kendaraan menuju kawasan Ciawi, Megamendung dan Cisarua.

Penyekatan jalur dilakuksan secara berlapis oleh petugas Polres Bogor dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, mulai dari arah Simpang Pos Polisi Gadog, Pasir Angin, Seseupan, Simpang Taman Safari, Gunung Mas hingga Masjid Atta’awun.

“Kita bisa liat kemarin di berbagai media jalur Puncak sangat padat. Saya langsung telepon Ibu Bupati untuk meminta bantuan dari unsur Dishub dan Satpol PP untuk bersama Polres dan Kodim hari ini pada kegiatan penanganan bersama jalur puncak,” kata Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy, Senin (1/6). (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *