Inspektorat Monitor Kinerja Bulog Dramaga

by -

METROPOLITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah mengevaluasi kinerja Bulog Dramaga. Ini menyusul banyaknya aduan terkait buruknya kualitas beras yang dibagikan gratis untuk warga terdampak Covid-19.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bogor, Nuradi, mengata­kan, inspektorat turun langsung dalam mengeva­luasi kinerja Bulog Dramaga. “Memang banyak pengaduan masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mengeluh kepada kami ataupun legislatif,” katanya.

Akibat sedang berlangsung tahap monev, tambah dia, penyaluran atau pendistribusian bantuan sosial beras dari bupati Bogor tahap kedua pun tertunda sambil menunggu hasil akhir. ”Penyalu­ran beras dari bupati Bogor tahap kedua belum kami laksanakan, karena masih menunggu hasil keputusan Inspektorat dan Tim Monev lainnya,” terangnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor, Juanda, menuturkan, jajarannya sedang memonitor sejumlah permasa­lahan bantuan sosial bupati Bogor.

”Langkah monitor ini kami lakukan agar bantuan beras yang diterima masyarakat KPM sesuai standar dan perjanjian sebelumnya yaitu berkuali­tas medium,” tuturnya.

Juanda menambahkan, gudang Bulog Dramaga seharusnya sanggup menyediakan beras kualitas medium 6.000 ton per bulan untuk dibagikan kepada 200.000 KPM.

”Kenapa Pemkab Bogor lebih memilih gudang Bulog Dramaga dibanding pihak ketiga lain, karena mereka yakin bisa memenuhi penyediaan beras kualitas medium sebanyak 6.000 ton per bulan atau 18.000 ton per bulan. Kami juga minta kalau ada beras berkualitas buruk segera ditukar dengan beras berkualitas baik,” tambahnya. (in/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *