Lagi, Kejari Bogor Panggil Saksi Dugaan Korupsi Dana Bos

by -

METROPOLITAN.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor kembali melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang diduga mengetahui permasalahan kasus dugaan korupsi penyimpangan dana operasional sekolah pada kegiatan UTS, UAS dan try out dan ujian sekolah yang menggunakan dana BOS tahun 2017, 2018 dan 2019, Selasa (23/6).

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Kota Bogor, Rade Satia Parsaoran mengatakan, ada tiga orang yang diperiksa dengan masing-masing masih berstatus sebagai saksi.

“Mereka adalah seorang kepala sekolah, anggota K3S dan seorang pejabat Dinas Pendidikan (Disdik),” ujarnya didampingi Kepala Seksi Intelijen, Cakra Yudha kepada Metropolitan.id, Selasa (23/6).

Namun, Rade enggan membeberkan siapa saja nama ketiganya.

“Ya, kalau itu untuk nanti sajalah. Belum bisa dibuka sekarang,” jelasnya.

Rade menjelaskan, tujuan pemanggilan tersebut untuk melengkapi data dalam menguak kasus dugaan korupsi. Selain itu, mengetahui sejauh apa yang mereka ketahui dalam kasus itu.

“Ya, intinya masih ada data-data yang harus dilengkapi lagi,” ucapnya.

Saat disinggung apakah kejaksaan sudah mengantungi hasil penghitungan kerugian negara, Rade menegaskan pihaknya masih menunggu pemeriksaan dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Itjen Kemendikbud).

“Belum, kami masih menunggu,” singkat Rade.

Rade menambahkan, pemeriksaan yang dilakukan kejaksaan sejak dua hari terakhir seharusnya dilaksanakan bulan lalu.

“Karena waktu itu masih PSBB, jadinya kami undur sekarang,” tutupnya. (dil/a/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *