Nyawer Biduan, Kades Sukamulya Jadi Omongan

by -

METROPOLITAN – Kabar Kepala Desa (Kades) Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Sarkoni, yang diduga menyawer biduan saat cara ulang tahun Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukamulya, Didi Furqon, ramai diperbincangkan publik.

Sarkoni mengaku saat itu diminta maju ke panggung hiburan yang ada di lokasi acara. ”Sekali lagi hal itu saya lakukan hanya untuk menghormati permintaan Pak Didi sebagai mitra kerja di pemerintahan desa dan sekaligus sebagai kawan. Saya pun tidak lama di situ. Namun jika itu dianggap kurang baik, tentu saya mohon maaf,” ujar Sarkoni.

Sementara itu, Didi Furqon mengatakan, kehadiran kades Sukamulya di acara ulang tahunnya memang sebagai undangan. Ia menjelaskan dalam acara tersebut dirinya juga mengundang semua sahabat baik di organisasi masyarakat maupun instansi pemerintahan.

”Karena saya aktif dalam berbagai organisasi maka saya undang perangkat pemerintahan, termasuk beberapa kades, ketua BPD se-Rumpin, serta sejumlah pengurus organisasi dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten,” ungkap Didi.

Didi menambahkan, kegiatan itu dilakukan terbuka dengan rangkaian acara layaknya kegiatan umum seperti dimulai pembacaan doa, sambutan dan ceramah agama oleh ketua MUI Kecamatan Rumpin. ”Semua rangkaian acara berjalan terbuka dan menggunakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Di sesi akhir acara juga di isi kegiatan hiburan musik,” jelasnya.

Ia membantah jika kades melakukan pesta pora. ”Kegiatan itu saya tuan rumahnya. Harusnya saya yang dikonfirmasi. Ini kan tidak sama sekali,” katanya.

Terpisah, Camat Rumpin Rusliandy mengaku sudah memanggil dan meminta penjelasan dari kades bersangkutan. Ia menilai pada prinsipnya kades Sukamulya sudah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dengan adanya kekhilafan tindakan dalam peristiwa tersebut.

”Jadi itu dilakukan untuk penghormatan atas permintaan Pak Didi Furqon sebagai tuan rumah acara. Tidak dalam niatan dan sengaja melakukan tindakan pesta pora,” pungkasnya. (sir/b/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *