Pemkot Bogor Tambah Kuota Penerima Bansos, bakal Tepat Sasaran Gak Nih?

by -

METROPOLITAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, kembali menambah jumlah kuota penerima bantuan sosial (Bansos) bagi warga terdampak covid-19 di Kota Bogor untuk tahap dua.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, pada tahap pertama kemarin, jumlah penerima Bansos Kota Bogor hanya 17.033 kepala keluarga (KK).

“Tahap awal pendistribusian kemarin kan ada 17.033 KK, nah di tahap kedua ini kita tambah sekitar 5.967 KK atau kita bulatkan jadi 6 ribu KK. Jadi total penerimaan bantuan tahap dua ini menjadi 23.000 KK,” katanya.

Jumlah tersebut diambil berdasarkan pengajuan dan verifikasi yang dilakukan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, berdasarkan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Berdasarkan laporan yang masuk dalam aplikasi Sistem Aduan Layanan Bantuan untuk Rakyat (Salur), Sistem Informasi Berbagi Aduan dan Saran (Si Badra), hingga laporan aduan lainnya. Sekitar 10 ribu pengajuan masuk dalam dapur tim GTPP Covid-19 Kota Bogor.

Dari 10 ribu aduan yang masuk, hanya 9 ribu KK yang dinilai memenuhi kualifikasi untuk menerima bantuan, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor tersebut.

“Ada 9 ribu KK yang dinilai layak menerima, dengan 6 ribu diantaranya masuk dalam kuota penerima bantuan dari jalur Non DTKS yang 23 ribu KK tadi. Sementara 3 ribu KK lainnya, kita usahakan untuk bisa menerima bantuan dari pos lainnya,” bebernya.

Dedie menjelaskan, untuk 3 ribu KK yang belum terserap, 1 ribu KK diantaranya akan dimasukkan dalam program Jaga Asa Kota Bogor. Sedangkan 2 ribu KK sisanya, akan coba diusahakan agar masuk dalam dalam program Bansos tahap dua, dengan menambah kuota penerima.

“Jadi tahap dua ini kan kuota awalnya ada 23 ribu KK yang bakal menerima. Kalau anggarannya memungkinkan, kita akan coba tambah jadi 25 ribu KK di tahap dua ini. Kita lihat dulu saja, apakah anggarannya cukup atau tidak,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor Anggraeny Iswara membenarkan, jika pada penyaluran Bansos tahap dua bakal mengalami penambahan. Hal ini berdasarkan hasil pembenahan data, kuota penerima Bansos gelombang kedua, yang dilakukan pihaknya.

Penambahan ini, sambung Anggraeny dilakukan karena anggaran untuk bantuan sosial masih mencukupi. Dimana berdasarkan peta anggaran penanganan Covid-19 Kota Bogor, Pemkot menganggarkan Rp53 miliar untuk Jaring Pengamanan Sosial (JPS) atau bantuan sosial.

“Intinya jumlah penerima bantuan pada tahap pertama, akan bertambah pada di tahap ke dua ini. Kami juga terus melakukan pemutakhiran data penerima bantuan,” tutupnya. (ogi/b/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *