Samsat Kota Bogor Beralih ke Layanan Samling

by -

METROPOLITAN – Kantor Sistem Administrasi Manung­gal Satu Atap (Samsat) Kota Bogor memutuskan mengali­hkan sebagian aktivitasnya ke layanan Samsat Keliling (Sam­ling). Ini dilakukan karena kantor Samsat di Jalan Ir H Juanda terus dipadati ratusan wajib pajak. Samling itu dipu­satkan di area GOR Pajajaran, Tanahsareal, sejak Rabu (3/6).

”Kami mengalihkan layanan ke tempat terbuka karena dik­hawatirkan terjadinya penu­laran Covid-19,” kata Kepala Seksi Dapen Bapenda Jawa Barat pada Samsat Kota Bogor Randy S.

Tingginya minat warga mem­bayar pajak Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bermotor ini dikarenakan beredar infor­masi bahwa program Triple Untung yang membebaskan denda pajak kendaraan ber­motor segera berakhir.

Salah seorang wajib pajak asal Ciomas, Abdul Haris, mis­alnya, rela mengantre sejak pukul 08:00 -11:00 WIB demi bisa membayar pajak ken­daraannya. ”Habis jam sebelas loket sudah tutup, tak terima lagi pelayanan. Di pelayanan mobil yang satu lagi juga tutup tidak terima pembayaran pa­jak,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Marni Handayani, warga Ran­camaya, Bogor Selatan, yang mendapat infomasi bahwa program Triple Untung Sam­sat Kota Bogor berakhir hari ini. ”Informasinya bebas denda hari ini terakhir, maka­nya sejak pagi sudah antre di Samsat Kota Bogor,” ujarnya.

Soal rumor itu, Randy me­mastikan bahwa program Triple Untung tetap berlaku hingga akhir Juli 2020. Selain gratis Bea Balik Nama Ken­daraan (BBNKB II), program Triple Untung juga memberi­kan kemudahan kepada wajib pajak dengan bebas denda keterlambatan pembayaran pajak STNK (bebas denda PKB, red), termasuk tidak dikenakan pajak progresif. ”Intinya pro­gram ini ingin mengoptimal­kan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari restribusi Bea Balik Nama (BBN), se­hingga pajak kendaraan bisa menjadi pemasukan daerah yang dapat diandalkan,” pung­kasnya. (sin/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *