Area Eks PKL Pedati Bakal Disulap Jadi Sentra Wisata Kuliner Bogor

by -

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Pedati – Lawang Saketeng dan merelokasi para pedagang ke Pasar Bogor.

Kondisi Jalan Pedati saat ini sudah rapi dan PKL tidak kembali berjualan. Pemkot Bogor pun mulai merencanakan konsep baru untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai sentra pariwisata Kota Bogor.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, 80 persen PKL sudah masuk ke dalam Pasar Bogor. Sisanya, beradaptasi menyesuaikan masuk ke dalam kios-kios di Jalan Pedati.

“Saya ingin memastikan seluruh PKL sudah direlokasi ke Pasar Bogor, tapi bagus juga dan saya apresiasi pedagang di sini beradaptasi dan masuk ke toko- toko di sekitar ini,” kata Bima saat inspeksi mendadak (sidak) ke Jalan Pedati, Rabu (1/7).

Saat ini, Dinas PUPR tengah melakukan perbaikan saluran air karena puluhan tahun kawasan ini dikuasai PKL.

Nantinya, secara bertahap semua pedagang tidak lagi ada yang berjualan di trotoar atau badan jalan. Pemkot Bogor sedang mendesain Jalan Pedati ini menjadi kawasan sentral kuliner dan kerajinan khas Bogor.

“Skenarionya reborn ekonomi Kota Bogor dan menjadikan kawasan Jalan Pedati sebagai destinasi baru untuk mendongrak pendapatan daerah. Selain itu, kondisi pasar juga akan semakin rapi dan tertata dengan baik. Nanti para pelaku UMKM akan ditempatkan di sini,” ungkapnya.

Bima juga berharap bantuan yang belum terealisasi di tahun ini dari Pemprov Jabar untuk penataan Suryakencana, bisa kembali diberikan tahun depan.

“Kalau tahun depan bantuan itu ada, kita akan menata seluruh kawasan Suryakencana. Sekarang bertahap dulu dan satu-satu dikerjakan oleh Pemkot,” tandasnya.

Sementara itu, Kadis UMKM Samson Purba menuturkan, Jalan Pedati akan menjadi kawasan destinasi wisata dan kuliner, penjualan kerajinan khas kota bogor di Jalan Pedati dan kuliner di Jalan Bata.

“Kami masih mengkaji untuk penempatan sentral kerajinan UMKM ini. Konsepnya memberikan tempat berjualan kepada UMKM dan bentuknya masih dipikirkan modelnya, karena saat ini masih dikaji,” kata Samson. (dil/a/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *