Batal Naik Haji, Ribuan Jamaah Asal Bogor Belum Tarik Uang Pengembalian

by -

METROPOLITAN.id – Kementerian Agama (Kemenag) sudah memutuskan membatalkan pemberangkatan calon jamaah haji tahun 2020/1441 Hijriah lantaran pandemi covid-19.

Di Kabupaten Bogor, ada ribuan calon jamah yang batal berangkat akibat keputusan tersebut

Sejak itu, Kemenag mengeluarkan kebijakan pengembalian uang untuk calon haji yang sudah melunasi biaya perjalanan haji namun gagal berangkat.

Namun, nampaknya kebijakan itu tidak cukup menarik bagi calon haji Kabupaten Bogor. Sebab, dari 3.421 calon haji yang sudah melunasi biaya keberangkatan, hanya lima orang yang sudah mengajukan penarikan biaya pelunasan.

“Yang menarik biaya pelunasan sampai saat ini baru lima orang, belum ada penambahan lagi,” kata Plt Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh pada Kemenag Kabupaten Bogor, Haji Ma’sum, Selasa (14/7).

Menurutnya, meski diambil setoran pelunasannya, jamaah tidak kehilangan statusnya sebagai calon jemaah haji yang akan berangkat pada tahun berikutnya.

Secara umum, kuota calon haji Kabupaten Bogor untuk 2020 ini sebanyak 3.421 orang, lalu calhaj prioritas lanjut usia 98 orang. Sehingga total ada 3.519 calhaj.

“Yang sudah melunasi ada 3.421 calon jamaah haji, sesuai kuota semua. Lalu ada calon haji lansia 98 orang sehingga total 3.519 orang. Yang melunasi tahap I ada 3.212 orang dan melunasi di tahap II 476 orang. Di tingkat kabupaten, mengikuti instruksi dari pusat,” terangnya.

Ma’sum menjelaskan, calon haji yang ingin mengambil uang pelunasan bisa mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan secara tertulis kepada Kepala Kemenag Kabupaten Bogor.

Syaratnya, menyertakan bukti asli setoran lunas yang dikeluarkan oleh Bank Penerima Setoran (BPS), fotokopi buku tabungan yang masih aktif atas nama jamaah jaji dan memperlihatkan aslinya, fotokopi KTP dan memperlihatkan aslinya serta nomor telepon yang bisa dihubungi.

“Seluruh tahapan ini diperkirakan berlangsung sembilan hari. Dua hari di Kemenag Kabupaten, tiga hari di Ditjen PHU, dua hari di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan dua hari proses transfer dari Bank Penerima Setoran ke rekening jemaah,” tandas pelaksana Penyelenggara Haji dan Umroh pada Kemenag Kabupaten Bogor, Haji Muslimin. (ryn/a/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *