Bima Arya Ingin Bentuk Dewan Tranportasi, DPRD: PDJT Aja Nggak Jelas

by -

METROPOLITAN.id – Wali Kota Bogor Bima Arya mengajukan pembentukan Dewan Transportasi untuk mengurai permasalahan lalu lintas dan transportasi di Kota Bogor.

Rencana pembentukan Dewan Transportasi diajukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Raperda tentang Penyelenggaraan Lalu lintas.

Nantinya, tugas Dewan Transportasi merangkul semua stakeholder dan semua unsur terkait lalu lintas agar aspirasi bisa disalurkan dalam kebijakan.

“Jadi semuanya bisa terangkul dan adanya Dewan Transportasi ini akan mempermudah dalam hal kebijakan nantinya,” ujar Bima Arya, Kamis (16/7).

Namun, rencana pembentukan Dewan Transporatsi nampaknya belum dilihat penting oleh DPRD Kota Bogor.

Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto mengatakan, pembentukan Dewan Transportasi bukan sesuatu yang harus diprioritaskan.

Menurutnya, pokok permasalahan transportasi ada pada kebijakan pemerintah daerah dan ketegasan pemerintah daerah dalam menjalankan peraturan yang sudah dibuat.

“Dari dulu kan sudah ada wacana rerouting, reduksi angkot, sekarang bagaimana itu nasibnya? Harusnya fokus ke sana dulu. Kalau itu sudah benar baru merambah ke yang lain,” kata Atang.

Selain itu, Atang juga menyinggung soal keberadaan Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor yang statusnya tidak jelas apakah akan dipailitkan atau diselamatkan.

Politisi PKS ini lebih sepakat Pemkot Bogor mengubah PDJT menjadi Perumda Jasa Transportasi agar pengelolaanya lebih profesional, akuntabel dan memadai.

“Jadi dalam Raperda nanti akan ada khusus pembahasan raperda soal PDJT,” pungkasnya. (dil/a/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *