Bocah dan Manula Dilarang Masuk GOR Pajajaran

by -

Jelang dibukanya sejumlah veneu di area GOR Pajajaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana melarang anak-anak di bawah usia 10 tahun dan manula masuk ke area GOR Pajajaran. Seperti yang dibahas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor saat melangsungkan pertemuan dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor di rumah dinas wali kota Bogor, Senin (6/7).

KETUAGTPP Covid-19 Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan surat edaran terkait tata cara olahraga di kawasan GOR Pajajaran, baik olahraga beregu atau individu. Termasuk membahas batasan usia yang diperkenankan melakukan aktivitas di seputaran GOR. Walaupun Pemkot Bogor sudah mengizinkan masyarakat beraktivitas, olahraga yang sifatnya kontak fisik masih dilarang.

“Intinya, kita perbolehkan masyarakat berolahraga, kecuali gulat, karate, judo dan pencak silat. Ini belum diperbolehkan, karena sifatnya bersentuhan fisik. Kalau latihan saja boleh,” katanya

Pun demikian dengan anak-anak di bawah usia 10 tahun dan manula dilarang masuk ke area GOR Pajajaran lantaran dianggap rentan penularan. “Jadi, selain pembatasan jam operasional, kita juga akan batasi umur-umurnya. Jadi, untuk anak di bawah usia 10 tahun dan usia tua belum kita izinkan beraktivitas di sana karena rentan penularan. Ini yang sedang kita rumuskan dan kita masukkan dalam aturan yang akan kita keluarkan nanti,”bebernya.

Dedie mengaku sangat berhati-hati dalam membuka fasilitas publik. Sebab, ia tidak ingin menjadi tempat penularan Covid-19 kepada masyarakat lainnya. “Kami tidak ingin di satu sisi kita gencar melakukan pencegahan dan pemutusan penularan, tapi di sisi lain kita membuka potensi penularan dan penyebaran,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Herry Karnadi, mengaku bakal memperketat penjagaan di area GOR Pajajaran. Ia juga bakal mewajibkan seluruh pengunjung membawa surat keterangan sehat yang dibuktikan dengan surat bebas Covid-19 berdasarkan hasil rapid test.

“Jadi, siapa pun yang beraktivitas di GOR Pajajaran harus dalam kondisi sehat. Kita juga sudah bicarakan hal ini dengan KONI Kota Bogor. Walau bagaimana pun kita tak ingin fasilitas kesehatan jadi tempat penyebaran Covid-19,” tutupnya. (ogi/b/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *