Bos Katering Wajib Ajukan Proposal ke Pemkot Bogor

by -

METROPOLITAN – Pemerin­tah Kota (Pemkot) Bogor be­rencana mengizinkan kem­bali warganya menggelar resepsi pernikahan di gedung maupun hotel. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pun telah menggelar simulasi re­sepsi pernikahan di Gedung Puri Begawan, Kota Bogor, Kamis (14/7).

Simulasi untuk menerapkan standar yang perlu diterapkan jika resepsi pernikahan kem­bali boleh dilakukan di Kota Hujan yaitu penggunaan mas­ker, penyediaan sarana cuci tangan hingga menjaga jarak.

Hal lain yang perlu diperha­tikan yakni katering. Setiap penyedia katering harus mengajukan proposal kepada Pemkot Bogor untuk memas­tikan penyedia makanan itu steril dan bebas dari Covid-19.

”Pada intinya protokol kese­hatan. Jika sudah bisa dite­rapkan, semua acara akan diperbolehkan,” ujar Kepala Seksi Penyidikan Satpol PP Kota Bogor, Asep Setia Per­mana.

Pengelola gedung pun diwa­jibkan menyiapkan alat peng­ecekan suhu tubuh sebelum tamu masuk ke acara resepsi di dalam gedung. Jika ditemu­kan tamu memiliki suhu tubuh tinggi, harus segera diperiksa­kan dan dilarang masuk.

Selain itu, tamu yang masuk ke gedung pun harus diba­tasi demi terciptanya jarak di dalam gedung. Pun sebelum dan setelah acara berlangsung, gedung wajib disterilisasi dengan disinfektan secara menyeluruh.

Sementara penggunaan pendingin ruangan (AC), ma­sih perlu dipertimbangkan tingkat kelembapannya di dalam ruangan serta menga­tur sirkulasi udara sebaik mungkin. Setelah melakukan pengecekan ini, akan dilapor­kan ke Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor.

”Untuk jam acara belum di­putuskan. Akan ada pemba­hasan lagi nanti. Hasil dari sini juga kita akan laporkan dulu,” pungkasnya. (mer/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *