Bus Gratis Berhasil Urai Penumpukan Penumpang KRL

by -

METROPOLITAN – Suasana tak biasa terjadi di Stasiun Bogor pagi tadi (kemarin, red). Penumpukan penumpang dan antrean panjang yang kerap terjadi di awal pekan sama sekali tak terlihat.

VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba,  mengatakan, penerapan sejumlah kebijakan baru, seperti pemberlakuan kebijakan tiket nontunai atau Kartu Multi Trip (KMT) hingga penambahan jam perjalanan KRL relasi Bogor-Manggarai membantu mengurai kepadatan pengguna yang biasanya terjadi setiap awal pekan.

Antrean yang biasanya terjadi hingga halaman parkir stasiun hingga pukul 07:00 WIB kemarin tak terlihat. Antrean hanya terjadi hingga selasar (pelataran) stasiun. Sosialisasi pemberlakuan stasiun khusus KMT di Stasiun Bogor, Cilebut dan Cikarang yang mulai berlaku Senin ini terlihat efektif lantaran pengguna sudah mempersiapkan KMT, kartu elektronik bank maupun tiket dengan kode QR saat akan naik KRL.

Berdasarkan data yang ada, jumlah penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bogor mengalami peningkatan. Pada pukul 07:00 WIB, jumlah penumpang KRL Commuter Line Bogor mencapai 6.126 penumpang. “Meningkat 7 persen dibandingkan pekan kemarin yang berjumlah 5.787 penumpang pada pukul 07:00 WIB,” ujarnya.

Tak hanya itu, penyediaan 150 armada bus dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Kementerian Perhubungan juga memberikan dampak besar dalam menekan potensi terjadinya antrean dan penumpukan penumpang di Stasiun Bogor.

Wali Kota Bogor, Bima Arya, mengungkapkan, penumpang KRL pada Senin ini jauh lebih lenggang atau bisa disebut sepi. Sejak Senin sekitar pukul 05:00 WIB, sebagian penumpang KRL lebih memilih bus gratis yang disediakan. “Jika antrean di stasiun kosong kita arahkan ke kereta atau sebaliknya. Jadi, sistemnya buka tutup,” katanya.

Ia pun melihat alternatif bus gratis sangat membantu mencairkan penumpukan penumpang. Pun demikian Bima melihat solusi penyediaan bus tidak akan bisa permanen dan pemkot sendiri kewalahan karena tidak mempunyai lahan khusus untuk parkir bus bantuan. “Kita akan coba carikan solusinya untuk ke depan,” tutupnya. (ogi/c/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *