Camat Ciampea Minta BPD Bentuk Panitia Pilkades

by -

METROPOLITAN – Pemi­lihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bogor akan tetap berlangsung pada 15 November 2020. Muspika Kecamatan Ciampea telah menyosialisasikan tahapan Pilkades dan menginstruk­sikan Badan Permusyawara­tan Desa (BPD) untuk me­nyiapkan panitia pemilihan.

Camat Ciampea, Chaerudin Pelani, mengatakan, ada tiga desa yang akan menggelar Pilkades di Kecamatan Ci­ampea, yakni Desa Benteng, Ciampea dan Cibadak. Se­suai Surat Edaran (SE) Bu­pati Bogor tentang pelaks­anaan Pilkades serentak 2020, maka BPD diminta segera membentuk kepanitiaan.

”Di Pilkades sekarang, TPS tidak lagi terpusat tapi terse­bar. Minimal satu desa ada tiga TPS dan disesuaikan hak pilih,” ujar mantan camat Tenjo itu. Untuk panitia inti Pilkades, sambung dia, ada sembilan orang. Jumlah ini belum termasuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang ditugaskan di setiap TPS. “Setelah diben­tuk panitia Pilkades di tingkat desa lalu dilantik dan disa­hkan BPD yang dihadiri ca­mat,” ujarnya.

Tahapan selanjutnya, yakni menyusun tahap dan ang­garan yang dibutuhkan se­suai pagu yang sudah dite­tapkan Pemkab Bogor. Dip­erkirakan pada 15 Agustus mulai pendaftaran bakal calon (balon) kades. “Perbe­daan Pilkades sekarang ya­kni TPS-nya tersebar, tidak lagi terpusat dan mengede­pankan protokol kesehatan,” katanya.

Sementara untuk anggaran Pilkades ada kenaikan dari sebelumnya per KK hanya Rp15.000 sekarang menjadi Rp20.000. Karena TPS-nya tersebar, pihaknya bakal memperketat pengamanan di setiap TPS. ”Kita berharap Pilkades di tiga desa berjalan lancar dan aman,” harapnya. (ads/c/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *