Duh, Kapan Fly Over Kebonpedes Dibangun?

by -

METROPOLITAN – Pintu kereta di Jalan Kebonpedes, Kecamatan Tanahsareal, menjadi salah satu titik kemacetan yang kerap terjadi di Kota Bogor. Faktor jalan rusak, sempitnya ruas jalan dan adanya pintu kereta, merupakan penyebab utama terjadinya kemacetan yang terjadi pada pagi dan sore hari.

Camat Tanahsareal, Asep Kartiwa, mengungkapkan, dirinya telah melayangkan surat ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar secepatnya memperbaiki jalan rusak di sepanjang Kebonpedes. Sebab, kemacetan yang terjadi di pintu kereta itu bisa mencapai 3 km hingga Jalan Pemuda. ”Ini kan ada pemeliharaan rutin yang merupakan kewenangan PUPR. Kami sudah mengajukan itu,” terangnya kepada Metropolitan, Rabu (1/7).

Selain faktor jalan rusak, ter­nyata tingginya frekuensi kereta yang melintas pada pagi dan sore hari membuat jalanan Kebonpedes selalu macet. Asep mengungkapkan, pihak Kecamatan Tanahsa­real sudah mengajukan pembangunan fly over di ja­lanan Kebonpedes sejak tiga tahun lalu. ”Kami sudah usul­kan tiga tahun lalu, berba­rengan dengan fly over Mar­tadinata. Mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi,” ungkapnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, mengatakan, Pemkot Bogor sudah mengajukan proposal pembangunan fly over Kebonpedes berbarengan dengan fly over Martadinata. ”Sekarang dengan kondisi begini kita cuma bisa berha­rap. Semoga pembangunan itu masih jadi skala prioritas di pusat,” ujarnya.

Tak hanya itu, sambung dia, Pemkot Bogor juga sudah mengajukan proposal pembangunan fly over Jalan MA Salmun di sebelah Pasar Kebonkembang. ”Kalau me­lihat kondisi sekarang semua sedang refocusing. Jadi, dari empat persimpangan tidak sebidang, yang sudah jadi baru dua di Kota Bogor. Mudah-mudahan dua lagi menyusul,” ungkapnya.

Menurut Ade Sarip, ang­garan yang dibutuhkan un­tuk pembangunan fly over Kebonpedes hampir sama dengan fly over Martadi­nata, yaitu sekitar Rp97 mi­liar. ”Ya nggak jauh beda lah kira-kira. Yang pasti, target kami dua itu selesai lah,” pungkasnya.(dil/b/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *