Geram, Wabup Bakal Panggil Pihak Water Park Bodong Borcess

by -

METROPOLITAN.id – Pembangunan kampus dan water park milik Yayasan Ashokal Hajar atau lebih dikenal dengan Borcess, terus menuai polemik.

Usai disegelĀ Satpol PP karena tak berizin, bangunan tersebut didirikan di atas lahan basah yang masuk Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B) dan Perda nomor .

Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan pun angkat suara. Ia geram mendengar banyaknya aturan yang ditabrak pengelola.

Menurutnya, jika terbukti dibangun di atas lahan basah yang bertentangan dengan RTRW Kabupaten Bogor, harus ada tindakan tegas terhadap pembangunan. Terdekat, Pemkab Bogor akan memanggil pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab tehadap pembangunan.

“Kalau di RTRW itu lahan basah, itu harus ditindak. Kalau itu akan kita panggil siapa yang bertanggung jawab, karena itu jadi contoh nggak baik buat pembangunan di kita,” kata Iwan.

Politisi Gerindra ini bakal menelusuri dan mempelajari proses perizinan yang tengah ditempuh. Iwan menyebut proses izin tersebut harus dilihat waktunya dengan penerbitan Perda LP2B.

“Itu akan kami pelajari proses izinnnya. Kaitan LP2B, kita lihat itu prosesnya pas sudah ditetapkan perda itu, karena ada pasal yang membolehkan. Kita hitung itu, kalau LP2B-nya ada duluan, ya itu pelanggaran,” ujarnya.

Tak hanya itu, Iwan sempat murka lantaran water park yang sedianya hanya sebagai fasilitas penunjang pendidikan ini sempat dibuka untuk umum saat Pemkab Bogor tengah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Sempat ramai juga dia buka saat PSBB lalu, padahal Pemkab sedang fokus menekan penyebaran covid-19,” tandas Iwan. (ryn/a/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *