Guru Kewalahan Terapkan Sistem Belajar Online

by -

METROPOLITAN.id – Di tengah pandemi virus corona atau covid-19, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Kabupaten Bogor masih dilakukan secara daring atau online.

Meski sudah memasuki tahun ajaran baru, KBN online diprediksi masih bakal berlangsung setidaknya hingga masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi selesai pada 16 Juli mendatang.

Ketua PGRI Kabupaten Bogor, Dadang Suntana mengatakan, idealnya pembelajaran siswa harus dilakukan tatap muka, dengan mengadaptasi aturan dalam PSBB Transisi pada masa pandemi ini.

Menurutnya, banyak kendala saat pembelajaran daring yang dialami para guru, di antaranya banyak guru dengan keterbatasan kemampuan skema daring.

“Nggak bisa buat video android misalnya, lalu keterbatasan instrumennya, keterbatasan dana untuk pulsa, keterbatasan ilmu dan lainnya,” ujar Dadang, Senin (13/7).

Selanjutnya, tidak semua tempat guru mengajar punya akses atau sinyal untuk sistem pembelajaran daring. Sehingga, banyak guru tidak siap menghadapi skema pembelajaran secara daring.

“Ingin kembali tatap muka lah, guru kewalahan dengan daring itu. Opsi rasionalnya, segera dibuka, mungkin digabung antara daring dan luring. Dengan memperhatikan protokol kesehatan, kuantitas siswa yang masuk hingga pembagian jam belajar. Intinya tatap muka itu penting,” tegasnya.

Tak cuma itu, banyak orang tua peserta didik di sekolah swasta meminta keringanan biaya sekolah lantaran merasa siswa tidak datang ke sekolah. Namun, menjadi dilematis lantaran operasional sekolah, termasuk honor guru, tergantung pada biaya dari orang tua murid.

“Jadi dilematis,” singkatnya.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pendidikan (Wandik) Kabupaten Bogor Abidin Said menuturkan, pihaknya tetap mengacu pada aturan yang ada. Seperti SK menteri yang menyebut jika tatap muka bisa dilakukan di zona hijau. Tapi juga ada kebijakan di pemda.

“Kita nggak berani juga karena nggak ada rujukan. Hasil evaluasi PSBB transisi juga kita tunggu, hasil kajian lah. Kita juga takut kalau ada penularan di kelas. Besok ada rapat lanjutan lagi untuk peraturan lanjutannya. Evaluasinya misalnya berdasarkan zona atau tidak, kita tinggi. Idealnya? Kalau melihat data kasus mah belum ya,” tuntasnya. (ryn/a/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *