Hanya 8 Mal yang Boleh Beroperasi di Kota Bogor

by -

METROPOLITAN – Usai menjalani serangkaian pemeriksaan dan uji coba operasional selama dua pekan kebelakang, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akhirnya merestui delapan mal dan pusat perbelanjaan di Kota Bogor untuk kembali beroperasi. Namun dengan beberapa catata yang wajib dipenuhi oleh pengelola mal dan pusat perbelajaan.

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, secara umum sejumlah mal dan pusat perbelanjaan di Kota Bogor yang sudah mengajukan izin operasional dan sudah selesai melalui sejumlah pengecekan dari Pemkot Bogor, dipastikan lolos uji coba. “Semua yang meminta izin dan sudah kita cek, sudah bisa beroperasi. Tapi pengunjung juga masih belum banyak,” kata Bima saat dikonfirmasi Metropolitan, kemarin.

Meski sudah mulai beroperasi secara resmi, Bima mengaku sampai saat ini masih melakukan pemantauan lebih lanjut, terhadap sejumlah mal yang beroperasi, melalui rekaman cctv yang tersambung ke Balaikota Bogor sejak awal masa uji coba. “Kita terus pantau perkembangannya seperti apa melalui rekaman cctv. Tapi sejauh ini semua berjalan baik protokol kesehatan juga diterapkan dengan ketat,” ujarnya.

Bima menegaskan jika kedepannya terjadi sejumlah pelanggaran protokol kesehatan, pihaknya tak segan untuk memberikan sanksi administrasi kepada menejemen mal dan pusat perbelanjaan tersebut. Bahkan bukan tidak mungkin, penutupan bakal dilakukan di tengah jalan.

Orang nomor wahid di Kota Hujan ini merinci, jika pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan menejemen, pihaknya akan mengevaluasi dan memperbaiki sistemnya tersebut. Namun jika ada kasus positif, pihaknya tak segan untuk menghentikan sementara operasional mall tersebut. “Sanksi tentu ada. Kalau pelanggarannya protokol kesehatan, tentunya mesti diperbaiki dan dievaluasi. Tapi kalau ada temuan kasus positif, bisa jadi akan kita tutup,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bina Usaha Pasar Rakyat dan Swalayan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor Mohammad Soleh menjelaskan, secara umum jumlah mal dan pusat perbelanjaan di Kota Bogor ada 16. Dari 16 ini, semuanya sudah mengajukan izin untuk kembali beroperasi. Namun hanya 8 diantaranya dinyatakan lolos uji coba dan dipersilakan kembali untuk beropasi. Sementara sisanya, masih harus melengkapi sejumlah persyaratan yang sudah ditetapkan Pemkot Bogor.

“Yang lain masih dalam tahap perbaikan aktivasi, karna beberapa persyaratan perlu diperbaharui dan diperbaiki. Misalnya memperbaiki akses jalan masuk, marka atau tanda pengingat, sarana prasarana seperti toilet, musholla, dan cctv yang terkoneksi ke ruang kontrol kami di balaikota. Intinya ada beberapa syarat yang belum terpenuhi,” ucapnya.

Pihaknya mengaku tidak memberikan batas waktu, bagi menejemen yang hendak kembali beroperasi. “Tidak ada batas waktu, semakin cepat diperbaharui dan dievaluasi, semakin cepat juga rekomendasi ini dikeluarkan, intinya begitu,” tutupnya. (ogi/b/mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *