Ini Kronologi Pelemparan Bom Molotov di Kantor PDIP Megamendung Bogor

by -

METROPOLITAN.id – Sekretariat Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor yang juga kediaman Wakil Ketua Bidang Polhukam DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Rosenfield Pandjaitan diteror dengan pelemparan bom molotov.

Kepada Metropolitan.id, Rosenfield menceritakan kronologis kejadian. Kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 05.00 WIB, Selasa (28/7).

Saat itu ia baru bangun dan hendak keluar rumah. Namun dari dalam, ia melihat kaca depan rumahnya yang semula bening berubah menjadi hitam pekat.

Setelah diperhatikan secara seksama, ternyata kaca rumahnya retak dan terdapat bekas kebakaran.

“Disitu juga ada serpihan kaca dari botol yang diduga sebagai bom molotov,” kata Rosenfield, Selasa (28/7).

Ia pun langsung bergegas mendatangi kediaman adiknya yang berada di sebelah rumahnya.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata titik kebakaran juga ada di pintu garasi dan di mobil tua miliknya yang terparkir di samping rumah.

“Kalau dilihat dari CCTV yang ada di rumah adik saya, pelemparan itu terjadi sekitar pukul 02.37 WIB,” jelasnya.

Ia sendiri mengaku tidak mendengar adanya suara ledakan ataupun lemparan yang mengakibatkan beberapa bagian rumahnya terbakar.

Setelah memastikan kejadian ini, ia dan adiknya langsung melaporkan hal ini ke pihak kepolisian.

Tak lama berselang, aparat kepolisian datang ke rumah Rosenfield sekitar pukul 07.00 WIB dan langsung melakukan pemeriksaan.

Terdapat dua unit petugas yang datang, yaitu dari Brimob dan dari Unit Reskrim Polsek Megamendung.

Namun, sampai pihak kepolisian selesai melakukan olah TKP, tidak ada petugas yang mau memberikan komentar.

“Langsung saja ke Kapolsek,” ujar Kanit Reskrim Polsek Megamendung, Iptu Sutopo Pranolo.

Saat ini kondisi rumah Rosenfield sudah kembali normal. Anggota PAC yang tadinya memadati rumah sudah mulai membubarkan diri.

Namun garis polisi masih melintang memutari rumah dengan tembok berwarna merah pudar. (dil/a/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *