Jadi Klaster Corona, Mitra10 Dibuka Lagi

by -

METROPOLITAN –Toko Bangunan Mitra10 yang menjadi klaster penyebaran virus corona di Kota Bogor kembali beroperasi sejak Kamis (9/7). Sebab, Mitra10 sudah mendapat restu dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor untuk melakukan uji coba.

Ketua GTPP Covid-19 Kota Bogor, Dedie A Rachim, membenarkan pihaknya sudah memberikan izin untuk Mitra10 beroperasi kembali. Namun, izin tersebut hanya untuk uji coba tujuh hari ke depan. “Ya benar kita sudah memberikan izin, karena delapan poin persyaratan sudah dijalankan mereka berdasarkan hasil evaluasi Disperindag,”terangnya.

Ada pun sejumlah poin yang sudah dipenuhi pengelola, di antaranya yakni dengan mengurangi jumlah karyawan, menutup kantin dan menyiapkan ruang isolasi darurat. Begitu pula dengan koneksi kamera pengawas CCTV ke Balai Kota Bogor.

“Misalnya, mengurangi jumlah karyawan yang melayani langsung pelanggan. Kita juga minta Mitra10 menerapkan protokol secara ketat, menutup kantin, menyiapkan ruang isolasi, memakai APD nonmedis juga jalur evakuasi. Termasuk perbaikan ventilasi udara dan mengoneksikan CCTV ke ruang kontrol di Balai Kota,” jelasnya.

Dedie mengungkapkan, pihaknya juga telah menandatangani kesepakatan dengan Mitra10 terkait konsekuensi masa uji coba yang terhitung mulai hari ini. “Kita lakukan kesepakatan. Kalau dalam masa uji coba ada yang perlu dievaluasi dan diperbaiki ya perbaiki. Lalu jika ada hal yang berisiko, mereka bersedia tutup sementara. (Hasil test swab) Sudah keluar semua, tidak ada penambahan lagi,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, klaster Mitra 10 sudah menyumbangkan 21 orang terkonfirmasi positif. Di mana 14 di antaranya warga ber-KTP Kota Bogor dan 7 di antaranya warga ber-KTP Kabupaten Bogor.

Sementara itu, General Manager Mitra10, Rully Diyantino, mengaku akan memperhatikan dengan seksama dan konsisten dalam menjalankan persyaratan yang diajukan Pemkot Bogor.

“Sejak awal Mitra10 patuh dan akan terus bekerja sama dengan seluruh pihak terkait untuk memerangi penyebaran Covid-19 di Kota Bogor. Bahkan, selama toko berhenti sementara, kita secara berkala dan terjadwal terus melakukan prosedur penyemprotan disinfektan di area toko. Saat ini CCTV kita telah terhubung dengan Balai Kota, sehingga pengawasan bisa dilakukan secara real time online,”bebernya.

Rully berharap Mitra10 selaku wakil dari dunia usaha bisa bersinergi dengan stakeholder lainnya untuk menggerakkan roda perekonomian di Kota Bogor, dengan menyediakan tempat berbelanja yang aman dan nyaman dengan memprioritaskan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan atas dukungannya selama ini, sehingga Mitra10 mendapat kepercayaan untuk melakukan uji coba pembukaan toko,” pungkasnya.(dil/b/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *