Jatah Penerima Bantuan dari Pemkot Bogor Batal Ditambah

by -

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kota Bogor menetapkan jumlah penerima bantuan gelombang kedua sebanyak 17.018 kepala keluarga (KK). Artinya, tak ada penambahan jumlah penerima dari tahap sebelumnya.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menerangkan, data penerima bantuan ini sudah rampung dan akan segera didistribusikan.

“Tinggal dipindahbukukan saja anggarannya, minggu ini rampung lah,” kata Dedie kepada Metropolitan.id, Minggu (12/7).

Anggaran yang disiapkan oleh Pemkot Bogor sendiri sebanyak Rp8 miliar untuk penyaluran bantuan gelombang kedua. Dengan rincian, setiap penerima manfaat mendapatkan uang tunai sebanyak Rp500 ribu.

Tidak jadi ditambahnya kuota penerima bantuan gelombang kedua ini dikarenakan adanya permasalahan verifikasi dan evaluasi data beberapa waktu lalu.

Sehingga wacana penambahan kuota untuk memaksimalkan jatah yang sudah disiapkan sebanyak 23 ribu KK akan dilakukan pada tahap ketiga nanti.

Pada tahap pertama, Pemkot Bogor menyiapkan bantuan sebanyak 19.904 penerima dengan anggaran yang disediakan sebanyak Rp10 miliar, tapi pada realisasi penyalurannya hanya sebanyak 17.018 penerima, sehingga ada 2.886 penerima yang tidak tersalurkan.

Selanjutnya, Pemerintah Kota Bogor melalui beberapa lembaga terkait, akan melakukan seleksi dan verifikasi usulan baru lagi untuk mencari sekitar 5.000 data penerima baru.

“Sebanyak 5.000 data penerima baru berikutnya, akan menerima Bansos pada tahap ketiga dan keempat yang sumbernya dari alokasi anggaran BTT (biaya tidak terduga). Jadi total penerima bantuan Pemkot Bogor sebanyak 28.000 KK, dari awalnya 23.000 KK yang ditargetkan,” katanya.

Data tambahan itu adalah data warga Kota Bogor yang layak menerima bantuan tapi belum terdaftar, sehingga Pemkot Bogor menghimpunnya dari berbagai saluran usulan, seperti melalui jalur RW dan lurah, jalur aplikasi, serta jalur aplikasi Sibadra.

“Ada sekitar 15 ribu sampai 20 ribu usulan baru,” katanya. (dil/a/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *